Cara Budidaya Ikan Nila Merah Terbaik

Wednesday, November 9th, 2016 - BUDIDAYA IKAN, IKAN
Cara Budidaya Ikan Nila Merah

Cara Budidaya Ikan Nila Merah

Cara Budidaya Ikan Nila Merah, Ikan nila merupakan  salah satu jenis ikan pemakan apa saja, sehingga ikan ini sangat mudah di budidayakan karena budidaya ikan Nila tidak membutuhkan perawatan khusus. Ikan nila sendiri memiliki bentuk tubuh mirip dengan ikan mujair, namun jika berada di dalam kolam ikan ini tampak seperti ikan mas karena memiliki warna yang agak kemerahan. Kandungan gizi yang terdapat di dalam daging ikan nila cukup tinggi, maka tak heran jika ikan nila ini begitu diminati banyak kalangan masyarakat.

Ikan nila sendiri terdari dari beberapa jenis, namun yang paling banyak dibudidayakan dan populer di masyarakat yaitu ikan nila merah. Budidaya ikan nila merah memang cukup populer di Indonesia. Selain cara budidaya ikan nila merah sangat mudah, modal yang dibutuhkan pun tidak terlalu besar karena untuk membudidayakan jenis ikan ini tidak memerlukan perawsatan khusus. Bahkan kalaupun dilakukan sembarangan tanpa dirawat, ikan ini bisa berkembangbiak dan melakukan pemijahan dengan sendirinya tanpat memerlukan bantuan tangan manusia.

Cara budidaya ikan nila merah ini dapat dilakukan oleh siapa saja, bahkan para pemula pun bisa melakukan budidaya ikan nila merah ini. Bagi anda yang tertarik untuk mencoba mencari keuntungan dari usaha budidaya ikan nila merah, duniaikan.com telah siapkan panduan lengkapnya dibawah berikut ini.

Cara Budidaya Ikan Nila Merah Yang Baik Untuk Pemula

Di dalam menjalankan usaha budidaya ikan nila merah, ada beberapa tahaoan yang sangat penting untuk dilakukan agar usaha budidaya ikan nila ini bisa berkembang dan menguntungkan.

  1. Tahap Persiapan Kolam
kolam tanah

kolam tanah

Seperti yang telah kami sampaikan diatas, budidaya ikan nila merah sangat mudah untuk dijalankan, karena budidaya ikan nila bisa dilakukan di dalam berbagai jenis kolam mulai dari kolam tanah, kolam tembok, kokam terpal, bendungan atau bahkan pada media keramba. Namun dari banyak para peternak, kolam yang sering digunakan yaitu jenis kolam tanah. Pasalnya, jenis media kolam tanah dinilai lebih hemat biaya dan lebih mudah dalam proses pembuatannya dibandingkan dengan jenis kolam lainnya. Selain itu, di dalam kolam tanag juga banyak terdapat mahluk air yang dapat dijadikan sebagai pakan alami untuk ikan nila, sehingga dapat menekan biaya pembelian pakan ikan yang harganya cukup mahal.

Meski demikian, terdapat pula kelemahan dari kolam tanah ini yaitu air akan lebih cepat habis diserap oleh tanah. Namun hal itu bukanlah masalah apabila di sekitar kolam dekat dengan sumber air seperti aliran sungai. Luas kolam yang akan digunakan untuk budidaya ikan nila merah ini dpat disesuaikan dengan luas lahan yang tersedia, namun yang paling penting yaitu pastikan kedalaman kolam tidak kurang dari 1 meter. Karena jika kedalaman kolam kurang dari 1 meter, pertumbuhan ikan tidak akan maksimal dan proses panen akan menjadi lebih lama serta biaya pakan secara otomatis akan menjadi lebih besar.

Setelah kolam selesai dibuat, maka kolam tidak bisa langsung dipakai dan harus dikeringkan terlebih dahulu selama 2-3 hari hingga dasar kolam tampak retak-retak. Setelah itu, kadar pH pada tanah harus di netralkkan terlebih dahulu dengan cara dilakukan penaburan kapur pada dasar kolam dengan dosis sekitar 500-1000 kg/hektar. Setelah proses pengapuran selesai dilakukan, langkah selanjutnya yaitu pemupukan kolam dengan menggunakan pupuk organik seperti pupuk kandang. Proses pemupukan ini dilakukan untuk menciptakan bibit-bibit hewan air yang nantinya bisa dimanfaatkan sebagai pakan alami pada awal penebaran bibit. Proses pemupukan ini dilakukan dengan cara menebarkan pupu kandang pada dasar kolam dengan ketebalan sekitar 10 cm.

Setelah proses pemupukan dilakukan, maka kolam sudah dapat digenangi air seara bertahap. Pada tahap awal, genangi kolam dengan ketinggian air sekitar 20 cm dan taburkan pupuk urea secukupnya dan diamkan selama 3 hari. Hal ini bertujuan agar dasar kolam dapat terkena paparan sinar matahari sehingga beragam mahluk air bisa tumbuh dengan baik dan subur. Setelah itu, kolam sudah dapat digenangi air hingga ketinggian 90-100 meter.

  1. Tahap Persiapan Benih
Benih ikan nila

Benih ikan nila

Pemilihan benih ikan nila merah yang tepat dan berkualitas bagus tentunya dapat menunjang keberhasilan dalam cara budidaya ikan nila merah. Benih ikan nila merah yang berkualitas yaitu benih ikan nila yang sehat yang ditandai dengan memiliki pergerakan yang lincah dan memiliki warna cerah. Untuk ukurannya sendiri, sebaiknya pilih benih ikan nila merah yang berukuran sekitar 15-20 gram per ekor atau rata-rata berukuran 10 cm. jika tujuan budidaya ikan nila merah untuk pembesaran, maka sebaiknya pilih benih ikan nila berjenis kelamin jantan. Ikan nila jantan terbukti memiliki pertumbuhan yang lebih cepat dan lebih besar dibandingkan dengan jenis kelamin betina. Ikan nila dikenal memiliki sifat yang mudah melakukan pemijahan, sehingga dalam budidaya pembesaran ikan nila akan kurang optimal jika benihnya dicampur dengan ikan nila betina.

  1. Tahap Penebaran Benih
penebaran bibit nila merah

penebaran bibit nila merah

Setelah kolam tanah dan benih ikan nila merah unggulan sudah dipersiapkan, langkah selanjutnya yaitu melakukan proses penebaran. Jumlah tebar sebaiknya disesuaikan dengan luas kolam pemeliharaan, untuk sistem pemeliharaan secara intensif sebaiknya jumlah benih yang ditebar sekitar 20-30 ekor/meter². Namun sebelum benih di tebar pada kolem pemeliharaan, sebaiknya benih di masukan terlebih dahulu pada wadah atau ember yang berisi air kolam selama 30 menit. Hal ini bertujuan untuk meminimalisr kematian dan membiasakan benih ikan nila untuk belajar beradaptasi dengan habitat barunya. Setelah itu, masukan ember pada poermukaan kolam, lalu mirikan ember yang berisi benih dan biarkan benih ikan nila merah keluar dengan sendirinya.

  1. Tahap Pemeliharaan
penebaran bibit nila merah

penebaran bibit nila merah

Agar usaha budidaya ikan nila merah ini bisa maksimal, maka pada tahap pemeliharaan ini harus dilakukan dengan sungguh-sungguh, sehingga setelah berumur 4-6 bulan ikan nila meraqh sudah dapat dipanen dan hasil panen bisa lebih maksimal dengan bobot rata-rata sekitar 300-500 gram per ekor.

Langkah-langkah dalam pemeliharaan ikan nila merah secara intensif meliputi :

  • Pemberian Pakan
pemberian pakan nila merah

pemberian pakan nila merah

Pemberian pakan sebaiknya dilakukan 3 kali sehari dengan pakan yang mengandung protein sekitar 30%. Setiap ikan membutuhkan jumlah pakan sekitar 3% dari bobot ikan itu sendiri. Lakukan pengontrolan berat ikan secara rutin 2 minggu sekali dengan cara mengambil sampel ikan, lalu timbang dan sesuaikan dengan bobot ikan.

Misalnya berat ikan 50 gram/ekor dan total jumlah ikan yang dibudidayakan 1.000 ekor, maka perhitungannya yaitu 50 x 1.000 x 3% = 1.500 gram/1.5 kg pakan perhari. Bagaimana, mudah bukancara perhitungannya?

  • Pengelolaan Air
pengelolaan air kolam tanah nila merah

pengelolaan air kolam tanah nila merah

Pastikan kualitas dan ketinggian air selalu terjaga hingga tiba masa panen, jika air kolam terlihat kotor dan berbau segera lakukan penggantian air kolam. Untuk menjaga kualitas air, sebaiknya air kolam diganti minimal setiap 2 minggu sekali dengan mengganti sekitar 1/3 nya dan ganti dengan yang baru. Untuk ketersediaan oksigen yang cukup, pastikan sirkulasi air kolam berjalan dengan baik dan lancar.

  1. Tahap Pemanenan
tahap panen nila merah

tahap panen nila merah

Ikan nila merah sudah siap di panen apabila sudah berumur 4-6 bulan atau memiliki bobot antara 300-500 gram/ekor. Namun juga dapat disesuaikan dengan permintaan pasar. Proses pemanenan harus dilakukan dengan hati-hati agar tubuh ikan tidak terluka dan mengalami stres. Cara pemanenan yang baik yaitu dengan cara membuka aluran pembuangan air kolam dan sisakan sekitar 10-20 cm. Setelah itu, proses penangkapan bisa dilakukan dengan mengunakan serokan atau alat penangkapan lainnya. ikan hasil panen untuk sementara bisa disimpan di dalam drum plastik yang berisi air bersih sebelum ikan dijual.

Bagaimana, sangat mudah bukan?

Itulah panduan lengkap mengenai cara budidaya ikan nila merah yang baik bagi pemula, semoga bermanfaat dan dapat menjadi inspirasi usaha untuk anda semua.

Incoming search terms:

  • ikan nila merah
  • nila merah
  • budidaya ikan nila merah
  • ikan mujair nila merah
  • cara budidaya ikan nila merah
  • ternak ikan nila merah
  • pakan ikan nila merah
  • ternak nila merah
  • beternak ikan n
  • panen ikan nila merah
/* */