Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Dunia Ikan

Jenis Ikan Tetra Paling Cantik dan Populer

Ikan Tetra

Ikan Tetra

Jenis Ikan Tetra – Ikan yang memiliki ukuran relatif kecil ini memang memiliki jenis spesies yang tergolong sangat banyak sekali (lebih dari 100 spesies). Jika saya menulisnya yang lengkap dengan deskripsinya, mungkin mencapai 5000 kata lebih. Sangat banyak sekali bukan.

Ikan tetra ini merupakan jenis ikan hias air tawar yang banyak diminati oleh pecinta ikan hias. Ukurannya yang kecil, membuat ikan ini terlihat lucu dan menggemaskan. Selain itu, harga dari ikan tetra ini juga tergolong murah sekali, yaitu sekitar Rp.2.000,- per ekornya.

Keunikan dari ikan tetra ini adalah memiliki tubuh atau sisik yang dapat menyala ketika terkena cahaya. Sehingga sekilas ikan ini mempunyai kemampuan untuk menyala atau bersinar dari dalam tubuhnya sendiri.

Hanya saja tidak semua jenis ikan tetra ini sekarang masih ada di atas buni ini. Karena maraknya perdagangan bebas jual beli ikan antar Negara ini membuat jumlah populasi ikan menjadi menurun dan hamper punah.

Inilah Jenis Ikan Tetra Termahal di Dunia

Namun masih banyak juga para pecinta ikan ini yang membudidayakan ikan tetra ini. Di bawah ini merupakan jenis – jenis nama ikan tetra paling populer dan paling indah yang lengkap dengan gambar dan deskripsinya.

  1. Ikan Glowlight Tetra

Nama latin dari ikan glowlight tetra ini adalah Hemigrammus Erythrozonus. Ikan ini ditemukan pertama kali pada tahun 1909 oleh Durbin. Ikan tetra jenis ini banyak ditemui di Sungai Essequibo, Guyana, Amerika Selatan.

Ciri – ciri ikan glowlight tetra ini adalah memiliki warna dasar hijau perak yang bening, terdapat garis dari kepala hingga pangkal ekor ikan yang berwarna orange kemerahan, di pangkal depan sirip pungung ikan berwarna orange kemerahan, dan sirip – sirip lainnya berwarna perak transparan.

Ikan ini dapat tumbuh hingga mencapai 5 cm. Untuk umurnya, ikan glowlight tetra ini mampu hidup hingga berumur kurang lebih 5 tahun. Memang lebih pendek jika dibandingkan dengan ikan neon tetra dan ikan cardinal tetra.

Untuk pengelompokan, anda dapat menempatkan minimal 5 ekor ikan di setiap rombongannya. Dan untuk kondisi air akuarium, sebaiknya anda menggunakan air yang memiliki kandungan sedikit asam, atau dalam pH-nya memiliki kandungan 5,5 hingga 7,2.

Mengapa anda harus mengukur tingkat keasaman air kolam? Karena ikan tetra jenis ini sangat sensitif dengan fluktuasi (ketidak tetapan) pH, nitrat, nitrit, dan suhu. Oleh sebab itu mereka harus anda tempatkan di akuarium yang memiliki kondisi air yang stabil dan bersih.

Ikan glowlight tetra merupakan jenis ikan yang jinak. Anda dapat menempatkan ikan ini dengan ikan jenis lain di dalam akuarium. Hanya saja anda harus memerhatikan ukuran ikan jenis lain tersebut. Usahakan ukuran mereka sama besar.

  1. Ikan Diamond Tetra

Ikan yang memiliki nama latin Moenkhausia Pittieri ini merupakan ikan yang pertama kali ditemukan pada tahun 1920 oleh orang yang bernama Eigenmann. Ikan tetra ini memiliki habitat asli di danau Valencia, Venezuela, Amerika Selatan. Ikan diamond tetra biasa disebut juga dengan sebutan Pittier’s Tetra.

Ikan tetra jenis ini sangat aktif sekali. Tetapi mereka tidak menyakiti atau menggigit jenis – jenis ikan lainnya. Warna sisik dari ikan ini adalah campuran dari warna hijau, perak, ungu, emas, dan orange. Dan warna – warna ini akan muncul dengan sempurna ketika meraka sudah dewasa.

Ciri – ciri ikan diamond tetra adalah tubnuhnya berwarna hijau perak, memiliki sisik yang dapat memantulkan cahaya, memiliki tanda merah tepat di atas pupil mata, terdapat sedikit warna gelap di sepanjang tengah tubuh, memiliki sirip perut dan punggung yang panjang, dan sirip duburnya berwarna ungu.

Dengan kemampuan sisik yang berkilau jika terkena cahaya membuat ikan ini sangat elegan jika dibandingkan dengan ikan tetra lainnya. Kemampuan untuk ikan diamond tetra juga tergolong kuat. Mereka dapat hidup hingga 6 tahun lamanya. Ikan tetra ini biasa hidup berkelompok minimal 6 ekor per rombongannya.

Untuk kondisi airnya, anda sebaiknya mengatur di suhu antara 22 hingga  28 derajat celcius dan pH air sekitar 5,5 hingga 7,5. Jenis makanan ikan ini adalah remah – remah, daphnia, dan cacing darah beku (bloodworms).

  1. Ikan Crawl Tetra / Jawel Tetra / Sarpae Tetra

Jenis ikan tetra ini biasa disebut juga dengan nama lain seperti jewel tetra, serpae tetra, callitus tetra, long fin serpae tetra, long fin red minor tetra, atau long fin blood tetra. Ikan ini memiliki nama latin yaitu Hyphessobrycon Eques. Ikan ini ditemukan pertama kali di tahun 1882 oleh Steindachner.

Selamat Datang di Duniaikan.com

Kl1k Tanda(x) 2 Kali Untuk Tutup

Terimakasih Telah Berkunjung:*

Ikan tetra ini memiliki habitat asli di Bolivia, Argentina Utara, Brazil, Paraguay, Peru, dan sungai Amazon. Ikan ini dapat tumbuh hingga mencapai 5 cm. Lebih panjang dari ukuran ikan neon tetra dan ikan cardinal tetra.

Ciri – ciri ikan serpae tetra ini adalah memiliki warna dasar merah redup, memiliki bercak warna hitam di belakang kepala, sirip punggung berwarna hitam kemerahan, dan di ujung sirip perut ikan terdapat warna putih dan warna hitam.

Ikan ini tergolong jenis omnivora, yaitu hewan pemakan tumbuhan dan daging. Ikan ini biasanya memakan pakan seperti serpihan bekas pakan ikan, cacing darah, dan udang air asin. Ikan ini bagus berada di air yang memiliki suhu diantara 22 hingga 27 derajat celcius dan memiliki skala pH di antara 5 hingga 7,8.

  1. Ikan Cardinal Tetra

Spesies ikan tetra selanjutnya adalah ikan tetra kardinal, atau dalam nama latinnya adalah Paracheirodon Axelrodi. Ikan ini biasa dikenal dengan sebutan lain seperti Cardinal Tetra. Ikan ini pertama kali ditemukan oleh Schult di tahun 1956.

Ikan yang memiliki habitat asal di sungai – sungai Amerika Selatan ini tergolong memiliki usia yang singkat sekali. Yaitu mereka dapat hidup sekitar 1 tahun lamanya.

Sekilas ikan cardinal tetra dengan ikan neon tetra terlihat mirip. Mereka memiliki dua garis biru dan merah pada tubuhnya. Tapi mereka adalah spesies yang berbeda.

Jika anda perhatikan pada tubuh ikan cardinal tetra, warna biru dan merah ini memanjang dari kepala hingga pangkal ekornya. Hal ini berbeda dengan ikan neon tetra, dimana hanya warna biru saja yang memanjang dari kepala hingga ekor, sedangkan warna merahnya hanya memanjang dari perut hingga ekornya.

Meskipun ikan cardinal tetra ini kurang populer ketimbang ikan neon tetra, tetapi ikan ini memiliki peminat yang tergolong banyak juga. Sama seperti ikan neon tetra, ikan ini juga dapat tumbuh hingga 3 cm panjangnya.

Ikan cardinal tetra ini juga tergolong ikan yang suka bersembunyi. Untuk itu anda dapat memasang rumput di dalam akuarium anda.

Untuk ukuran suhu air, anda dapat mengaturnya di suhu antara 21 hingga 27 derajat celcius dengan pH air sekitar 4 hingga 7. Sedangkan untuk makanannya adalah seperti sayuran rebus, blood works, dan serangga kecil.

  1. Ikan Neon Tetra

Ikan ini merupakan jenis ikan yang paling populer diantara jenis ikan tetra lainnya. Namanya yaitu ikan neon tetra, atau yang nama ilmiahnya adalah Paracheirodon Innesi. Ikan ini ditemukan pertama kali pada tahun 1936 oleh Myers.

Habitat asal ikan neon tetra adalah dari Sungai Amazon di Amerika Selatan, Peru Timur, Tenggara Kolombia, dan Brazil Barat. Ikan ini merupakan jenis ikan yang sangat harmonis. Mereka akan jinak jika anda campur dengan jenis ikan lainnya.

Ikan neon tetra ini memiliki warna tubuh seperti merah, biru, hitam, dan silver. Dan jika terkena cahaya, warna biru, merah dan silver ini akan menyala dengan cerahnya.

Ikan ini memiliki umur yang tergolong panjang sekali. Yaitu sekitar 10 tahun dengan panjang maksimal 3 cm. Selain itu, jangan lupa untuk menambah tanaman hidup di dalam akuarium anda. Karena ikan neon tetra ini sangat suka untuk bersembunyi di rerumputan.

Untuk panjang maksimal ikan neon tetra ini, mereka dapat tumbuh maksimal sekitar 4 cm. Jika anda berniat untuk membeli ikan neon tetra ini, belilah lebih dari satu ekor ikan neon tetra untuk satu akuarium. Karena ikan neon tetra ini suka hidup bergerombol.

Untuk jenis makanannya, anda dapat memberikan pakan seperti pelet, udang kering yang telah dibekukan, serpihan pakan ikan tropis, dan bloodworms. Untuk suhu air, sebaiknya anda mengaturnya sekitar 20 – 27 derajat celcius. Sedangkan untuk pH air adalah 6,5 hingga 7.

Cara Merawat dan Memelihara Ikan Tetra Terbaik

Sedikit tips untuk memelihara dan merawat ikan tetra adalah anda harus menyiapkan akuarium minimal sepanjang 24 inci / 60 cm, airnya bersuhu 25 derajat, dan pH air sebesar 6 – 7.

Untuk jenis makanan, anda dapat memberikan micropelet (pelet berukuran kecil), cacing darah, dll. Jika anda ingin memaksimalkan warna dari ikan tetra ini anda dapat memberikan jenis pelet yang tenggelam. Karena pelet jenis ini mampu merangsang warna ikan tetra cepat keluar.

Demikian adalah jenis ikan tetra yang paling terkenal di masyarakat Indonesia bahkan di dunia. Semoga informasi di atas mampu menambah wawasan dan referensi anda tentang dunia ikan. Jika anda ingin melihat jenis – jenis ikan hias jenis lainnya, silahkan pilih menu Jenis Ikan di atas artikel ini. Terima kasih.

Jenis Ikan Tetra Paling Cantik dan Populer | Denny | 4.5
/* */