Jenis-jenis Ikan Lele yang Populer Dibudidayakan di Indonesia

Wednesday, May 24th, 2017 - BUDIDAYA IKAN

Budidaya Ikan Lele – Ikan lele atau nama latinnya Clarias, adalah jenis ikan lele yang mempunyai tubuh pipih, panjang, licin, punggung bersirip, tapa sisik, anusnya terdapat sirip yang juga panjang, serta kandungan gizi dalam ikan ini sangat tinggi. Ikan lele mampu berada pada lingkungan dengan kondisi yang minim air dan kepadatan tinggi. Jika kita terlambat memberi pakan ikan lele, ikan ini akan memakan ikan lele yang lain (kanibal). Mudahnya mencari bibit ikan lele dan penjualan membuat ikan ini banyak digemari masyarakat.

Mari Membudidayakan Ikan Lele

Jenis Ikan Lele yang Dibudidayakan

Jenis Ikan Lele yang Dibudidayakan

Di Negara kita banyak peternak budidaya ikan lele di kolam terpal, di kolam tanah, maupun di kolam tembok. Malahan sekarang para peternak kreatif-kreatif. Media yang mereka anggap mampu dibuat untuk ternak, dipakai saja untuk ternak. Hingga tong besar yang terbuat dari atom juga mereka gunakan sebagai media ternak. PakaIni menandakan bahwa tidak ada alasan untuk berhenti meraih mimpi.

Ikan lele mempunyai busur insang yang tajam. Inilah yang biasa disebut patil. Patil adalah tulang yang tajam seperti duri, yang terdapat pada sirip-sirip dadanya. Patil ini sangat berbahaya, karena pada patil terdapat racun. Jika kita terkena patil ini, selain rasanya yang sakit ternyata juga dapat membuat beberapa orang menjadi demam tinggi. Jadi berhati-hatilah ketika memegang ikan ini.

Di Negeri kita banyak sekali jenis dari ikan lele ini. Hingga masyarakat banyak yang mengkonsumsi dan membudidayakannya. Tetapi, tidak semua ikan lele dibudidaya oleh para peternak. Berikut adalah daftar jenis ikan lele yang paling popular dibudidaya di Indonesia.

1. Ikan Lele Dumbo (Clarias Gariepenus)

Ikan Lele Dumbo

Ikan Lele Dumbo

Lele Dumbo adalah ikan yang berasal dari Taiwan, yang didatangkan pada tahun 1985-1986 ke Indonesia. Lele jenis ini adalah lele jenis persilangan dari ikan lele lokal asal Taiwan (Clarias Fuscus) dengan ikan lele lokal Afrika (Clarias Mosambicus).

Ukuran ikan lele jenis dumbo ini lebih besar dan sungutnya lebih panjang daripada ikan pada umumnya. Warna dari ikan lele dumbo ini adalah hitam kehijauaan. Tetapi ketika stress, warna ikan ini berubah menjadi bercak hitam atau putih. Racun dari patil ikan ini tida terlalu berbahaya. Para peternak ikan lele banyak yang menernak ikan jenis ini. Karena ukurannya dari ikan ini yang relatif besar, tahan penyakit, mudah beradaptasi dengan lingkungan baru, pertumbuhan lebih cepat, dan perawatannya yang mudah jika dibandingkan dengan ikan lele jenis local.

Ukuran benih dari ikan lele dumbo ini tidak sama. Hal ini mengakibatkan pada proses panen. Para peternak harus memindahkan mana lele yang siap panen dan yang belum. Sehingga membuat kebutuhan pakan ikan lebih banyak dan waktu panen mundur. Ikan lele dumbo tidak mempunyai sifat suka membuat lubang. Jadi cocok jika dipelihara di media kolam tanah. Dari segi rasa lele dumbo kurang digemari oleh masyarakat. Karena lele ini lebih lembek ketimbang lele local.

2. Ikan Lele Lokal (Clarias Batrachus)

Ikan Lele Lokal

Ikan Lele Lokal

Ikan lele lokal atau biasa disebut lele kampung adalah ikan yang paling popular di masyarakat Indonesisa. Karena dahulu ikan ini sangat banyak dibudidaya di jawa. Hingga ikan ini juga mendapat julukan ikan jawa. Setelah ikan lele dumbo dikenal masyarakat, para peternak beralih menjadi peternak ikan lele dumbo. Di mana ikan lele dumbo lebih cepat menguntungkan ketimbang lele lokal.

Di Indonesia terdapat tiga jenis ikan lele lokal, yaitu ikan lele hitam, ikan lele putih/belang putih, dan ikan lele merah. Ikan lele jenis merah dan putih lebih banyak dibudidayakan untuk ikan hias ketimbang dikonsumsi. Dan lele hitam merupakan ikan yang banyak dikembangkan sebagai konsumsi. Seperti pada lele lainnya, ikan lele hitam juga mempunyai patil. Jika tersengat patilnya, mangsa dari ikan ini bisa terbunuh. Dan jika patil mengenai manusia dapat membuat tubuh yang terkena bengkak dan demam panas.

Lele ini dapat berjalan didaratan , terlebih apabila untuk pindah mencari lokasi yang banyak airnya. Hingga ikan ini mendapat julukan bahasa Inggris sebagai waking catfish. Ikan lele menyukai lokasi yang banyak lumpurnya dan tenang. Kita bisa jumpai ikan ini di rawa, anak sungai, saluran air, dan kolam.

3. Ikan Lele Phyton

Ikan Lele Phyton

Ikan Lele Phyton

Ikan lele phyton pertama kali ditemukan oleh peternak ikan lele di Kabupaten Pandeglang, Banten, di tahun 2004. Ikan ini juga termasuk ikan silangan antara ikan lele indukan jantan jenis lokal atau dumbo F6 dengan induk betina eks Thailand F2. Ikan lele jenis ini kelangsungan hidupnya lebih dari 90 % dan juga tahan cuaca dingin.

Awal proyek diadakannya lele ikan phyton diakan untuk mencari solusi dari keluhan peternak dari Desa Banyumundu, Kabupaten Pandeglang. Mereka mengeluh karena para peternak mengalami kerugian terus menerus ketika menggunakan bibit ikan lele dumbo yang kurang cocok pada iklim dingin di sana. Pada malah hari suhu di sana bisa mencapai 17 derajat celcius. Percobaan dilakukan selama lebih dari 2 tahun lamanya, hingga lele phyton ini menjadi jawabannya. Dinas Perikanan Budidaya Provinsi Banten juga mengakui kualitas dari lele phyton ini.

Seperti dengan nama dari ikan ini, ciri-ciri ikan ini adalah mirip dengan ikan phyton. Bentuknya pipih memanjang, warna kulit seperti ikan phyton, dan bermulut kecil. Ciri yang lain terdapat pada punuk yang ada di belakang kepala, ekornya bulat, serta sungut lebih panjang dari lele dumbo. Pertumbuhan ikan ini terhitung seragam, cepat, serta juga tahan penyakit. Gerakan dari lele ini lebih lincah dari lele dumbo serta rasa dari dagingnya lebih gurih dan tidak lembek. Rasa dari ikan lele phyton ini mirip dengan ikan lelel jenis lokal.

Semua kelebihan yang dimiliki ikan lele dumbo bisa dikatakan juga dimiliki oleh ikan lele phyton. Hanya saja kekurangan dari ikan ini adalah bobotnya yang lebih ringan. Hal ini terjadi karena bentuk tubuh ikan ini yang ramping dan juga panjang.

4. Ikan Lele Sangkuriang

Ikan Lele Sangkuriang

Ikan Lele Sangkuriang

Ikan lele Sangkuriang adalah ikan lele hasil persilangan antara lele dumbo jantan F6 bersama induk lele betina dumbo F2 sendiri. Setelah mengetahui hasil dari persilangan ini dapat disimpulkan bahwa ikan jenis sangkuriang ini memiliki kelebihan tersendiri, yaitu kemampuan bertelur tinggi, 40-60 ribu butir sekali pemijahan. Lele ini juga bisa kebal penyakit, mempunyai kualitas daging yang bagus, dapat hidup di air yang minim.

Secara sekilas, fisik lele sangkuriang sangat mirip dengan lele dumbo. Yang menjadi perbedaan dengan lele dumbo adalah mulutnya lebih lonjong, bentuk dari badannya lebih bulat, warnanya abu-abu, serta matanya lebih kecil. Selain hasil dari telurnya yang terhitung banyak, daya tetas dari ikan lele jenis ini juga tinggi, serta ukuran benih pun juga terlihat cukup merata. Ukuran tubuh lele sangkuriang lebih besar ketimbang lele yang berjenis dumbo maupun phyton.

Kekurangan dari ikan lele sangkuriang adalah tidak dapatnya pembenihan yang dilakukan dari indukannya, karena kualitas bibitnya akan berkurang nantinya. Jadi solusinya yaitu pembenihan dilakukan ulang dengan persilangan balik. Lele jenis ini paling optimal ketika dibudidayakan pada udara yang sejuk, karena mengingat benih dari lele ini kurang kuat bertahan pada daerah yang panas. Untuk menjaga agar tetap sejuk usahakan kolam diberi pelindung di bagain atasnya. Bisa menggunakan tanaman air atau atap lainnya hingga menutupi 50% dari permukaan kolam.

5. Ikan Lele Masamo

Ikan Lele Masamo

Ikan Lele Masamo

Ikan lele masamalo adalah hasil persilangan antara ikan lele bighead catfish dengan ikan lele dumbo. Keunggulan dari ikan jenis ini yaitu produksi telur tinggi, rakus makan, sifat kanibal rendah, tingkat keseragaman yang tinggi, tahan terhadap penyakit, serta kuat terhadap stress.

Ciri-ciri ikan ini adalah warna yang hitam, patil atau siripnya lebih tajam, badannya panjang, serta kepala ikan lebih lonjong runcing. Ketika stres warna kulit dari ikan ini akan berubah menjadi lebih putih atau abu-abu. Di sekujur tubuh dari lele ini mempunyai bintik seperti tahi lalat serta ada tonjolan di bagian tengkuk kepalanya. Tonjolan ini akan terlihat jelas pada Induk ikan. Jenis ini sulit untuk direplika atau dipalsukan, karena ciri-ciri dari ikan lele masamo ini sangat berbeda dengan yang lain.

Ketika masih dalam masa pembenihan, sulit rasanya membedakan jenis lele ini dengan jenis lele lainnya. Tetapi kebanyakan benih ikan ini lebih agresif serta nafsu makannya besar. Sehingga bila kita kurang bisa memanajemen pakan sifat kanibalisme ikan ini akan muncul.

6. Ikan Lele Mutiara

Ikan Lele Mutiara

Ikan Lele Mutiara

Ikan lele mutiara adalah jenis ikan yang berasal dari persilangan antara lele sangkuriang, lele phyton, lele dumbo, dan lele mesir. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2010 di Balai Penelitian Pemulihan Ikan (BPPI) Subang, Jawa Barat serta peresmiannya terjadi pada tanggal 27 Oktober 2014.

Kelebihan dari ikan lele mutiara yaitu tingkat pertumbuhannya tinggi, kisaran 40%. Hal ini nantinya juga berdampak masa pemeliharaannya yang relatif singkat juga. Bagaimana tidak cepat, coba bayangkan. Dalam waktu 2 bulan saja sudah bisa dipanen. Ukuran bibit awal yang 5-7 cm, dapat di panen dalam 2 bulan, serta 1 kilonya berisi 6-9 ekor. Tingkat keseragaman dari ukuran jenis ikan ini dapat mencapai 80%.

Ikan lele mutiara juga dikenal irit terhadap biaya operasional. Karena ikan ini selain tahan terhadap penyakit, ternyata juga irit dalam segi penggunaan pakan. Untuk mencoba ketahanan penyakit, ikan lele jenis ini direndam dalam bakteri yang bernama aeromonas sp dengan lama 60 jam. Setelah dilihat ternyata hanya 30% saja ikan yang mati.

7. Ikan Lele Limbat (Clarias Nieuhofii)

Ikan Lele Limbat (Clarias Nieuhofii)

Ikan Lele Limbat (Clarias Nieuhofii)

Ikan lele limbat adalah jenis ikan lele liar yang banyak menyebar di Asia Tenggara. Ikan ini biasanya senang bertempat tinggal di rawa serta sungai-sungai kecil. Jenis ikan ini jarang ada orang yang membudidayanya. Meskipun seperti itu banyak masyarakat yang mengkonsumsinya dengan menangkap ikan secara tradisional.

Ciri-ciri ikan limbat yaitu mempunyai tubuh yang panjang dengan warna kuning keabu-abuan, bagian atas tubuh kehitaman serta di sebelah bawah kepala dan tubuhnya berwarna putih. Di bagian punggung lele juga ada sederet bintik-bintik berwarna keputihan. Ikan limbat mempunyai dua jenis yaitu limbat hitam dan limbat sentarum. Ikan ini juga disebut ikan asap limbat atau ikan salai, karena cara mengkonsumsi ikan ini biasanya dengan diasap. Rasanya yang dihasilkan juga tidak kalah nikmat dan gurih.

8. Ikan Lele Broadhead (Clarias Macrocephalus)

Ikan Lele Broadhead (Clarias Macrocephalus)

Ikan Lele Broadhead (Clarias Macrocephalus)

Ikan lele Broadhead adalah jenis ikan lele asli dari Asia Tenggara yang paling popular di konsumsi oleh warga Thailand. Di Negara Thailand ikan lele jenis ini dan walking catfish biasa dijadikan sebagai makanan yang dikenal dengan nama Pla Duk. Pla Duk adalah sebutan dari makanan yang dijual di pinggir jalan dengan cara memangang dan digoreng serta penjualannya dilakukan di pinggir-pinggir jalan.

Ciri-ciri dari ikan lele broadhead yaitu mempunyai tubuh yang pendek, sirip punggung yang besar, serta berbentuk agak bulat yang mirip sekali dengan ikan lele jenis lokal di Indonesia. Di sisi tubuh ikan ini terdapat warna hitam dan juga bintik-bintik putih. Ikan iklim tropis ini banyak dijumpai di Vietnam, Thailand, China, Malaysia, Guam, dan Filipina.

Daftar Harga Benih dan Harga Jual Ikan Lele

Harga benih ikan lele untuk semua jenis rata-rata hampir satu harga. Peningkatan harganya juga tidak terlalu tinggi. Sebagai acuan anda, di bawah ini saya sertakan harga benih ikan lele beserta ukurannya.

Satuan Ukuran Satuan Ukuran Harga
1 inch 2-3 cm Rp 125,-
1,25 inch 3-4 cm Rp 150,-
1,5 inch 3-5 cm Rp 170,-
2 inch 4-6 cm Rp 200,-
2,5 inch 5-7 cm Rp 250,-

Sedangkan harga jual ikan lele di pengepul berkisaran Rp. 16.000,- sd Rp.19.000,- dan setelah ke konsumen naik menjadi Rp. 24.000,- sd Rp.26.000,-. Harga ini bisa saja berubah-ubah sesuai tempat yang anda tempati.

Baca juga:

Demikianlah artikel tentang jenis-jenis ikan lele yang popular dan juga banyak di budidaya di Negara di tercinta kita ini. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Jika anda mempunyai saran atau kritikan, silahkan memberi komentar pada kolom komentar di bawah ini. Terima kasih.

Incoming search terms:

  • ikan lele phyton
  • janis2 lele
  • jenis ikan lele seluruh dunia
  • jenis ikan lele yang tahan udara dingin
  • jenis lele yang suka besar
  • jenis-jenis ciri lele merah hitam abu abu
Jenis-jenis Ikan Lele yang Populer Dibudidayakan di Indonesia | Denny | 4.5