Panduan Cara Budidaya Ikan Mas Yang “Menjanjikan”

Wednesday, October 26th, 2016 - BUDIDAYA IKAN

Cara Budidaya Ikan Mas, Ikan Mas merupakan jenis ikan air tawar yang memiliki nama latin Cyprinus carpio, ikan Mas pada awalnya asli dari Eropa dan Tiongkok yang kemudian didatangkan ke Indonesia untuk budidayakan. Saat ini ikan mas sudah sangat mudah ditemukan, baik di pasar maupun langsung dari peternak ikan mas.

Budidaya ikan mas kini memang menjadi salah satu peluang usaha yang sangat menjanjikan mengingat permintaan pasar yang kian meningkat setiap tahunnya, sedangkan produksinya masih belum maksimal. Maka dari itu, saat ini mulai banyak bermunculan para peternak pemula yang mulai membudidayakan ikan mas. Salah satu pemasok ikan mas terbesar yaitu berada di kota Ciamis, Jawa Barat. Di daerah tersebut usaha budidaya ikan mas sudah dimulai sejak tahun 1860, sejak itu para peternak di disana sudah menguasai cara membenihkan ikan mas dengan menggunakan bantuan kakaban. Kakaban sendiri merupakan sebuah alat tradisional yang terbuat dari bahan ijuk yang digunakan untuk meletakkan telur-telur ikan mas tersebut.

Cara Terbaik Budidaya Ikan Mas Agar Cepat Panen

Ikan Mas

Ikan Mas

Cara budidaya ikan mas yang benar yaitu dilakukan di daerah yang memiliki ketinggian 150-1.000 mdpl. Sedangkan suhu ideal untuk mendukung pertumbuhan dari ikan mas yaitu berkisar antara 20-25°C dengan tingkat PH air berkisar antara 7-8.

Saat ini usaha budidaya ikan mas terbagi menjadi 2 metode, yaitu metode pembenihan dan juga pembesaran. Usaha budidaya ikan mas dengan metode pembenihan bertujuan untuk menghasilkan benih ikan yang nantinya akan dijual kepada para peternak lain untuk dibesarkan. Target pasar dari usaha pembenihan ini yaitu para petani atau peternak yang menjalani usaha budidaya ikan mas dengan metode pembesaran. Sedangkan untuk usaha pembesaran yaitu bertujuan untuk menghasilkan ikan mas siap konsumsi yang nantinya akan dijual ke pasar atau restoran (Konsumen akhir).

Pembenihan Ikan Mas

Pembenihan Ikan Mas

Pembenihan Ikan Mas

Dalam menjalankan usaha pembenihan ikan mas, hal pertama yang harus diperhatikan dan dipersiapkan yaitu bibit ikan mas atau calon indukan indukan ikan mas. Maka dari itu pemilihan indukan sangat penting karena calon indukan ikan mas ini yang akan menghasilkan benih ikan mas dengan produktivitas yang tinggi.

Nantinya calon indukan ini akan dipelihara pada sebuah kolam pembibitan, indukan jantan dan betina dipisahkan. Tahap pemisahan indukan ini dilakukan hingga kedua indukan tersebut sudah siap untuk dilakukan pemijahan. Tahap pemijahan atau perkawinan ini harus dilakukan pada kolam khusus, di dalam kolam tersebut harus tersedia kakaban yang berfungsi untuk menempelkan telur-telur indukan ikan mas dari hasil pembuahan. Nantinya telur-telur tersebut akan dilakukan proses penetasan untuk menghasilkan benih-benih unggulan.

Pembesaran Ikan Mas

Pembesaran Ikan Mas

Pembesaran Ikan Mas

Dalam menjalankan usaha pembesaran, benih ikan mas yang baik yaitu berukuran 10-12 cm atau dengan bobot sekitar 80-100 gram per ekor. Ukuran benih yang sudah masuk dalam kriteria sengaja dipilih karena biasanya benih sudah cukup kuat untuk dilakukan pembesaran, sehingga dapat menekan resiko kematian dan kegagalan untuk proses pembesaran. Proses pembesaran ini akan  dilakukan hingga ikan mas berumur 2 sampai 3 bulan.

Jenis-Jenis Kolam Untuk Budidaya Ikan Mas

Dalam melakukan usaha Teknik budidaya ikan mas dapat dilakukan dengan beberapa teknik yaitu dengan budidaya pada air deras, air tenang dan juga tumpang sari. Sedangkan untuk tempat budidayanya bisa dibuat dari kolam tembok, kolam tanah, kolam terpal, keramba dan juga dapat dilakukan pada media jaring apung. Namun informasi yang akan kami bagikan yaitu cara budidaya pembesaran ikan mas dengan kolam tanah dan kolam air deras (KAD)

  1. Kolam tanah Ikan mas
Kolam tanah Ikan mas

Kolam tanah Ikan mas

Kolam tanah merupakan jenis kolam yang paling banyak digunakan oleh para petani dalam melakukan pembesaran ikan mas, karena jenis kolam tanah mudah dibuat dan juga lebih hemat biaya pembuatan kolam.

Berikut ini merupakan cara pembesaran ikan mas pada kolam tanah, yaitu :

  • Sebelum kolam tanah digunakan, sebaiknya dasar kolam dibajak terlebih dahulu, kamudian keringkan selama 1 minggu. Setelah itu lakukan pengapuran, pemupukan dan pengairan. Proses persiapan ini membutuhkan waktu sekitar 2-3 minggu, tergantung daru cuaca saat menjalani proses penjemuran.
  • Pilih benih ikan mas yang berukuran 100 gram per ekor. Untuk kapasitas kolam yang dibutuhkan yaitu sekitar 1-2 ekor/m².
  • Berikan pakan utama untuk benih ikan mas yang baru ditebar dengan pakan jenis pelet dengan kadar protein 25%. Untuk benih ikan dengan bobot 100 gram per ekor membutuhkan pakan sebanyak 3-4 gram per harinya. Maka jika total benih yang ditebar berjumlah 1000 ekor, maka pakan yang dibutuhkan perhari sekitar 3-4 kg.
  • Pemberian pakan dilakukan minimal 3 kali sehari yaitu pada pagi, siang dan sore hari.
  • Setelah umur ikan 2 minggu, cek bobot salah satu ikan secara acak, lalu timbang bibotnya. Lalu, sesuaikan pemberian pakan dengan bobot ikan. Lakukan pengecekan secara rutin setiap 2 minggu sekali hingga tiba masa panen.
  • Setelah benih ikan berumur 3 bulan, maka bobot ikan bisa mencapai 300-400 gram per ekor. Pada bobot ikan tersebut, maka ikan mas sudah siap untuk di panen dan dipasarkan.
  1. Kolam Air Deras (KAD) Pada Ikan Mas
Kolam Air Deras (KAD) Pada Ikan Mas

Kolam Air Deras (KAD) Pada Ikan Mas

Kolam air deras merupakan jenis kolam budidaya pembesaran yang menggunakan sirkulasi air deras dan cepat, untuk membuat kolam air deras dibutuhkan debit air yang besar dengan arus yang cukup kuat. Budidaya ikan mas dengan cara ini memiliki banyak kelebihan, diantaranya yaitu ikan akan terus aktif bergerak sehingga nafsu makan ikan lebih itnggi dan memicu pertumbuhan ikan lebih cepat. Selain itu, kadar oksigen di dalam kolam air deras lebih tinggi, sehingga kapasitas tebar lebih tinggi dibandingkan dengan jenis kolam air tenang.

Berikut ini beberapa hal penting untuk diperhatikan dalam budidaya ikan mas pada kolam air deras, yaitu :

  • Pastikan debit air kolam berkisar antara 25-100 liter/detik dan pastikan juga sumber air tetap tersedia dan lancar.
  • Benih ikan mas yang akan di tebar harus minimal memilki bobot 100 gram/ekor dan kapasitas tebar sekitar 30-60 ekor/m², jika deras air kolam semakin tinggi, maka kapasitas benih bisa di tingkatkan.
  • Pakan yang diberikan harus mengandung protein sekitar 25-30% dan pastikan juga pelet yang diberikan tidak mudah hancur saat di terkena air dan dapat bertahan dalam air mengingat deras air kolam ini sangat deras dan kencang.
  • Berikan pakan sesuai dengan bobot ikan dengan ukuran 4% dari bobot ikan 3 kali sehari.
  • Lakukan pengecekan pada bobot ikan setiap 2 minggu sekali, ini bertujuan untuk menyesuaikan pemberian pakannya.
  • Ikan sudah siap dipanen setelah berumur 2,5 – 3 bulan.

Bagaimana, cukup mudah bukan?

Budidaya pembesaran ikan mas jauh lebih mudah dibandingkan dengan pembenihan, karena dalam menjalani proses pembenihan ikan mas sangat sulit dan harus memiliki keahlian khusus. Jika pun anda ingin mempelajarinya, sebaiknya anda langsung belajar dengan ahlinya agar resiko kegagalan lebih kecil.

Demikian informasi mengenai Tempat budidaya ikan mas yang dapat bagikan kepada anda semua, semoga bermanfaat dan selamat mencoba 😀

Incoming search terms:

  • ikan
  • cara budidaya ikan mas di kolam beton
  • cara memelihara ikan mas di kolam beton
  • Cara memelihara ikan mas yang terbaik
  • ikan budidaya
  • pembesaran ikan mas di kolam beton
  • target pembenihan ikan mas
  • ukuran kolam ikan mas untuk 100 ekor
Panduan Cara Budidaya Ikan Mas Yang “Menjanjikan” | Dolpin | 4.5