Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Dunia Ikan

Cara Budidaya Udang Windu Paling Lengkap dan Mudah

Cara Budidaya Udang Windu

Cara Budidaya Udang Windu

Budidaya Udang Windu – Apakah anda saat ini berniat ingin belajar cara budidaya udang windu, tapi belum tahu caranya? Pada postingan kali ini, admin akan membagikan informasi mengenai panduan atau cara budidaya udang windu secara tradisional.

Budidaya udang windu bisa dilakukan dengan menggunakan tambak, kolam terpal dan bahkan bisa juga dilakukan di aquarium. Udang windu juga bisa hidup di air tawardan juga air payau, udang windu sendiri termasuk jenis udang yang cukup digemari olah masyarakat, karena ikan windu termasuk ke dalam jenis makanan seafood yang rasanya sangat lezat dan lebih gurih dibandingkan dengan jenis udang vename.

Banyak para pembudidaya udang yang lebih memilih udang windu dibandingkan dengan udang vename, karena udang windu memiliki daya tahan tubuh yang lebih kebal terhadap perubahan cuaca. Selain itu, udang windu juga memiliki harga jual yang tinggi dan menguntungkan. Harga jual dari udang windu dipasaran lebih lebih tinggi dibandingkan dengan udang vename, bobot udang windu berkisar antara 7-8 ons.

Beberapa tahun belakangan ini populasi dari ikan windu terus mengalami penurunan yang cukup signifikan, sehingga banyak para peternal yang beralih untui membudidayakan udang vename meski memiliki harga jual yang relatif lebih rendah.

Selain itu, alasan banyaknya para peternak atau penambak yang beralih untuk membudidayakan udang vename yaitu dipengaruhi masa panen. Sebab, masa panen dari udang windu lebih lama yaitu bisa mencapai 5-6 bulan. Meski demikian, kelebihan dari udang windu sendiri lebih dominan dibandingkan dengan udang vename.

Cara Budidaya Udang Windu

  1. Persiapan Tempat Budidaya Udang Windu

Tempat budidaya udang windu yang disajikan dunia ikan menjadi salah satu faktor utama dari keberhasilan usaha cara budidaya udang windu, udang windu ini sangat cocok dibudidayakan di daerah dekat lokasi pantai. Daerah lokasi pantai memiliki sumber air yang cukup tinggi dan mengalir dengan lancar dan teratur. Suhu air yang diperlukan untuk budidaya udang windu yaitu berkisar antara 25 sampai dengan 29 derajat celcius, komposisi kadar garam yang larut dalam airnya jangan kurang atau lebih dari 10-25 ppm dan juga pH air sekitar 7-8.

  1. Persiapan Budidaya Udang Windu

Langkah selanjutnya yang perlu dipersiapkan yaitu tambak untuk membudidayakan udang windu, siapkan 3 buah tambak dan pada setiap tambak harus memiliki saluran untuk keluar masuknya air. Tujuan dari adanya saluran air tersebut agar proses keluar masuknya air dapat berjalan dengan baik dan lancar, ketiga jenis tambak tersebut memiliki fungsi yang berbeda yaitu tambak glondongan, pendederan dan juga tambak khusus untuk pembesaran.

Dalam melakukan pembudidayaan udang windu secara tradisional, maka dibutuhkan lahan pantai dan juga air, baik itu air tawar maupun air laut. Jarak dalam pembuatan lahan tambak tradisional di daerah pantai tergantung dari kemampuan tambak untuk dapat menyerap air laut dalam jumlah yang memadai. Menginat daerah pantai sering dijadikan sebagai lokasi penambangan, pariwisata dan juga kehutanan. Pembangunan lahan tambak budidaya udang tentunya menjadi bagian yang tidak bisa terpisahkan dari pengembangan daerah.

Ada beberapa syarat yang harus diperhatikan dalam melakukan cara budidaya udang Windu tradisional, antara lain :

Selamat Datang di Duniaikan.com

Kl1k Tanda(x) 2 Kali Untuk Tutup

Terimakasih Telah Berkunjung:*
  • Sebaiknya tambak dibangung di luar daerah yang padat penduduk dan juga industri.
  • Pastikan lokasi dari tambak bukan berada di kawasan hutan wisata, hutan suaka alam dan juga hutan produksi.
  • Tambak selalu mendapatkan sumber air yang cukup dan selalu tersedia dan memiliki sirkulasi air yang baik.
  • Hindari penggunaan air yang berasal dari tanah (sumur bor), karena memanfaatkan air tanah untuk mengairi tambak dalam jangka panjang akan memberikan kerugian besar dalam usaha budidaya udang windu. Sebab akan terjadi intrusi air laut (peresapan air yang bersal dari laut ke perairan air tawar, sehingga dapat menyebabkan terjadi penurunan pada permukaan tanah.
  1. Memilih Dan Menabur Bibit Udang Windu

Pada langkah ini harus dilakukan dengan teliti, karena dalam pemilihan bibit dapat menentukan keberhasilan budidaya udang windu. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan bibit atau benih udang windu yaitu memiliki pergerakan yang lincah, tidak memiliki cacat pada fisiknya dan memiliki ukuran yang seragam. Jika ketiga poin ini sudah terpenuhi, maka bibit sudah siap tabur.

Namun sebelum ditabur, diamkan dulu bibit udang di dalam wadah yang berisi air tambak, diamkan selama kurang lebih 30 menit. Hal ini bertujuan agar udang dapat beradaptasi dengan lingkungan barunya. Selanjutnya, tabur bibit udang secara perlahan dengan mengapungkan wadahnya dan taburkan dengan cara memiringkan wadahnya.

  1. Pemberian Pakan Udang Windu

Jika udang windu sudah cukup bear, maka langkah berikutnya yaitu dengan mempersiapkan kolam khusus untuk pembesaran. Pastikan tambak udang yang digunakan untuk proses pembesaran sudah dilakukan pemupukan terlebih dahulu guna untuk menghidupkan plankton dan mahluk air lainnya yang nantinya akan dijadikan makanan alami untuk udang windu pada awal dilakukan penebaran di tambak pembesaran. Pada setiap satu hektar tambak pupuk yang digunakan yaitu sebanyak 75 kg dengan ketinggian air sekiar 5 cm. untuk hasil optimal, anda bisa melakukan pemupukan sebanyak 2 kali dalam sekali panen.

Untuk menambah nutrisi yang dibutuhkan oleh udang windu, maka anda bisa memberi makan udang dengan pakan pabrikan berupa pellet dengan kadar protein 30% pemberian pakan dilakukan 2 kali sehari tergantung kebutuhan. Pemberian pakan sebaiknya dilakukan secara terjadwal yaitu pada pagi dan sore hari. Selain itu, untuk mempercepat proses pertumbuhan udang anda bisa memberikan pakan tambahan berupa potongan ikan.

  1. Proses Pemanenan Udang Windu

Dalam proses pemanenan udang windu bisa anda lakukan jika ukuran udang sudah besar, untuk ukurannya sendiri tergantung dari permintaan pasar. Rata-rata udang windu yang sudah panen memilki berat sekitar 7-8 ons per ekornya, untuk mendapatkan bobot udang tersebut memerlukan waktu pemeliharaan kurang lebih selama 5-6 bulan. Jika langkah-langkah dalam proses pembudidayaan udang windu tidak dilakukan dengan baik, maka hasil panen yang dilakukan tidak akan maksimal dan memerlukan waktu pemeliharaan yang lebih lama. Sebenarnya proses cara budidaya udang windu membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan hasil panen yang berkualitas dan memiliki harga jual tinggi.

Cara melakukan pemanenan udang windu bisa dilakukan dengan menggunakan jaring atau bisa juga dengan menggunakan jala. Dalam melakukan pemanenan udang windu ini sebaiknya dilakukan pada malam hari dengan tujuan agar kondisi udang tetap segar pada saat dipasarkan.

Bagaimana, apakah anda berminat untuk budidaya udang windu?

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan pada artikel kali ini mengenai cara budidaya udang windu secara tradisional, semoga panduan yang kami berikan bisa bermanfaat dan menambah pengetahuan bagi anda semua yang ingin belajar dan berencana memulai usaha budidaya udang Windu secara tradisional.

Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Incoming search terms:

  • cara pembudidayaan udang windu
  • pembudidayaan udang windu
Cara Budidaya Udang Windu Paling Lengkap dan Mudah | Dolpin | 4.5
/* */