Cara Budidaya Ikan Nila Di Kolam Beton Terbaru

Wednesday, November 9th, 2016 - BUDIDAYA IKAN

Cara Budidaya Ikan Nila Di Kolam Beton, Ikan Nila merupakan jenis ikan air tawar yang cukup digameri banyak kalangan masyarakat, karena selain rasanya yang enak dan gurih sehingga ikan ini sering dijadikan berbagai menu masakan favorit. Dengan demikian, budidaya ikan nila begitu populer di kalangan masyarakat karena dapat menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan mengingat permintaan pasar yang kian meningkat setiap tahunnya.

Cara Budidaya Ikan Nila Di Kolam Beton

Cara Budidaya Ikan Nila Di Kolam Beton

Budidaya ikan nila cukup mudah untuk dijalankan, karena jenis ikan air tawar ini data hidup dan berkembang biak dengan baik pada berbagai jenis kolam. Salah satunya yaitu dengan menggunakan media kolam beton. Cara budidaya ikan nila di kolam beton cukup mudah, sehingga dapat dijadikan sebagai peluang usaha yang sangat menjanjikan.

Secara umum, budidaya ikan nila sendiri dapat dijalankan dalam tiga sistem pemeliharaan, yaitu dengan sistem pemeliharaan ikan nila secara tunggal, campuran atau juga dapat diperlihara bersama dengan ternak ayam. Ketiga sistem pemeliharaan ini merupakan cara yang paling efektif dan menguntungkan, dalam melakukan budidaya ikan nila sistem campuran ikan nila yang dipelihara tidak dicampur dengan jenis ikan air tawar lainnya. kemudian untuk pemeliharaan ikan nila dengan sistem campuran, sebaiknya ikan nila tidak di campur dengan jenis ikan predator atau ikan yang menjadi kompetitornya. Sedangkan untuk anda yang akan membudidayakan ikan nila skala rumahan, alangkah baiknya jika pemeliharaannya dilakukan bersama dengan pemeliharaan unggas seperti ayam atau bebek.

Bagi anda yang ingin serius dalam usaha tempat budidaya ikan nila ini, sebaiknya anda memilih melakukan cara budidaya ikan nila melalui sistem pemeliharaan tunggal yang dilakukan pada media kolam beton. Jika anda tertarik untuk menjalankan bisnis ini, maka anda perlu mengetahui beberapa tahapan yang harus anda jalankan nantinya. Untuk lebih jelasnya, langsung saja simak informasi selengkapnya dibawah berikut ini.

Budidaya Ikan Nila Di Kolam Beton

1. Persiapan Kolam

Persiapan kolam beton

Persiapan kolam beton

Persiapan pertama yang harus diperhatikan yaitu pembuatan dan membersihkan kolam beton. Setelah kolam beton siap, maka sebaiknya kolam beton dikeringkan terlebih dahulu dan lakukan proses pengapuran kemudian diamkan selama beberapa hari. Setelah itu, lakukan proses pemupukan menggunakan jenis pupuk kandang atau pupuk kompos dan diamkan selama beberapa hari sebelum kolam di genangi air. Selanjutnya, genangi kolam beton denga air dengan ketinggian sekitar 20-30 cm dan lakukan penyemprotan menggunakan pestisida serta diamkan kembali beberapa hari agar sinar matahari bisa menembus dasar kolam yang telah dilakukan pemupukan. Terakhir, tingkatkan ketinggian air hingga mencapai 150 cm dan letakan daun pisang, singkong atau tumbuhan air seperti eceng gondok pada permukaan kolam, diamkan selama 1 minggu sebelum benih ditebar. Persiapan kolam ini membutuhkan waktu sekitar 2 minggu, ini bertujuan agar proses budidaya ikan nila bisa berjalan dengan baik dan lancar.

2. Pembenihan

Benih ikan nila

Benih ikan nila

Setalah kolam siap digunakan, maka benih ikan nila sudah siap ditebar. Pastikan benih ikan nila yang ditebar berkualitas bagus dan sehat, ukuran benih sebaiknya seragam berukuran 8-12 cm dengan kepadatan tebar sekitar 10-15 ekor/meter². Ciri-ciri benih ikan nila yang bagus yaitu memiliki ukuran yang seragam, kondisi ikan sehat dan tidak terdapat cacat fisik dan memiliki pergerakan berenang yang lincah.

Setelah benih siap, maka saatnya melakukan penebaran benih para media kolam beton yang telah dipersiapkan sebelumnya. Proses penebaran benih ikan sebaiknyab jangan dilakukan secara serentak, karena dapat menyebabkan benih ikan nila mengalami stres. Sebelum benih ikan nila ditebar, sebaiknya benih dimasukan terlebih dahulu pada baskom atau ember besar yang berisi air kolam. Hal ini bertujuan agar benih ikan bisa beradaptasi dengan lingkungan barunya, diamkan benih ikan tersebut pada ember selama kurang lebih 30 menit sebelum dilakukan penebaran pada kolam pemeliharaan. Setelah itu, langkat ember yang berisi benih ikan dan letakan pada permukaan kolam lalu miringkan. Biarkan semua benih ikan nila keluar dengan sendirinya. Proses penebaran ini sebaiknya dilakukan pada pagi, sore atau malam hari, karena pada waktu-waktu tersebut suhu air kolam sedang stabil.

3. Pemeliharaan

pengelolaan air kolam tanah nila merah

pengelolaan air kolam tanah nila merah

Setelah semua benih ikan ditebar pada kolam pemeliharaan, selanjutnya anda tinggal melakukan pemeliharaan secara intensif sampai benih ikan nila yang ditebar siap di panen. Pada tahapan pemeliharaan ini, terdapat 3 hal penting yang harus diperhatikan untuk menunjang keberhasilan dalam budidaya ikan nila agar menguntungkan, yaitu :

  • Tahap pengelolaan air kolam
pengelolaan air kolam tanah nila merah

pengelolaan air kolam tanah nila

Cara Mudah budidaya ikan nila di kolam beton agar bisa tumbuh secara maksimal, maka sangat penting kiranya agar kualitas air kolam selalu terjaga dengan baik. Apabila air kolam sudah terlihat keruh atau mengeluarkan aroma bau, maka sebaiknya air kolam segera diganti dengan yang baru agar kualitas air pada kolam kembali normal dan ikan nila pun bisa tumbuh dengan baik. Cara mengganti air kolam tidak perlu dibuang seluruhnya, tetapi cukup dibuang sekitar 1/3 nya saja, lalu isi kembali kolam hingga permukaan air kembli ke batas normal.

  • Tahap Pemberian Pakan
pemberian pakan nila merah

pemberian pakan nila merah

Agar hasil panen bisa maksimal dan menguntungkan, pembarian pakan ini memang faktor utama yang harus diperhatikan. Pakan yang dapat diberikan pada ikan nila yaitu berupa pakan jenis pelet yang memailiki kandaungan protein sekitar 25-30%. Pastikan juga pemberian pakan ini dilakukan secara rutin dan teratur minimal 3 kali sehari, pemberian pakan ikan nila sebaiknya dilakukan pada pagi, siang dan sore hari. Pemberian pakan juga harus disesuaikan dengan kebutuhan, kebutuhan pakan pada ikan dapat disesuaikan dengan berat tubuhnya yaitu sekitar 3% dari berat tubuhnya.

  • Tahap Pengendalian Hama dan Penyakit
Cara Budidaya Ikan Nila

Cara Budidaya Ikan Nila

Pada umumnya, ikan nila memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat dibandingkan dengan jenis ikan air tawar lainnya, meski demikian, kita tetap harus selalu waspada agar usaha budidaya ikan nila dapat berjalan dengan baik hingga tiba masa panen. Mencegah ika terserang penyakit, pastikan kualitas dan volume air kolam selalu terjaga dengan baik dan pastikan juga pemberian pakan tidak berlebihan, karena pakan sisa bisa mengendap di dasar kolam yang bisa menjadi racun amoniac bagi ikan nila itu sendiri.

4. Panen

Panen Ikan Nila

Panen Ikan Nila

Masa panen memang waktu yang paling di tunggu-tunggu, karena watu inilah yang menentukan keberhasilan dalam budidaya ikan nila. Waktu panen pada ikan nila dapat disesuaikan dengan permintaan pasar, namun umumnya ikan nila suda siap panen jika bobot tubuhnya mencapai 300-500 gram/ekor atau berumur 4-6 bulan pada awal pembenihan. Proses pemanenan sebaiknya dilakukan dengan cara membuang air kolam dengan membukan lubang pembuangan, sehingga proses penangkapan ikan bisa dilakukan dengan mudah dan cepat.

Bagaimana, menarik bukan?

Demikianlah panduan lengkap mengenai cara budidaya ikan nila, semoga panduan ini dapat bermanfaat dan dapat memberikan inspirasi peluang usaha bagi anda semua.

Selamat mencoba dan semoga berhasil 😀

Incoming search terms:

  • budidaya ikan nila di kolam beton
  • cara budidaya ikan nila di kolam beton
  • ternak ikan nila di kolam beton
  • cara memelihara ikan nila di kolam beton
  • ikan nila
  • budidaya ikan nila kolam beton
  • cara membuat kolam beton ikan nila
  • budidaya ikan nila merah di kolam beton
  • pembesaran ikan nila di kolam beton
  • budıdaya nıla merah
Cara Budidaya Ikan Nila Di Kolam Beton Terbaru | Dolpin | 4.5