Dunia Ikan

Tips Cara Mudah Budidaya Ikan Gabus Agar Cepat Panen

Cara Budidaya Ikan Gabus

Cara Budidaya Ikan Gabus

Cara Budidaya Ikan Gabus, Pastinya anda semua sudah kenal dengan ikan gabus, jenis ikan air tawar yang memiliki rasa yang sangat enak dan lezat. Ikan gabus sendiri merupakan jenis ikan air tawar asli dari Indonesia yang habitat aslinya berada di sekitar rawa-rawa, waduk dan juga sungai. Hanya saja, ikan gabus ini produksinya masih sangat sedikit, sehingga budidaya ikan gabus dapat dijadikan sebagai peluang bisnis yang cukup menjanjikan.

Sampai saat ini, pemasok ikan gabus terbesar di Indonesia yaitu dari Kalimantan. Ikan gabus ini memiliki kelebihan pada proses pembibitannya, karena kita dapat melakukan tehnik pemijahan dengan dua cara yaitu cara alami dan juga cara buatan. Proses pemijahan ini sebaiknya dilakukan pada saat memasuki musim penghujan yaitu biasanya sering dilakukan sekitar bulan Oktober sampai dengan bulan November.

Selain rasa dagingnya yang enak dan gurih, ternyata daging ikan gabus memiliki banyak kandungan gizi yang sangat baik untuk kesehatan. Menurut dari ahli gizi mengungkapkan bahwa di dalam ikan gabus terkandung asam amino esensial dan juga non-esensial. Selain itu, daging ikan gabus juga mengandung Allisin, sulfida alil dan juga furostanol Glicosida.

Kelebihan dari ikan gabus ini yaitu mampu hidup pada lingkungan tanpa air sekalipun, karena ikan gabus ini dapat bernafas dengan menghirup oksigen dari alam bebas dengan menggunakan alat bantu pernafasan yang disebut dengan “Labirin”. Untuk itu, jenis ikan air tawar ini sangat mudah di budidayakan dalam berbagai kondisi air.

Bagi anda yang tertarik untuk mencoba cara mudah budidaya ikan gabus, anda bisa mengikuti panduan lengkapnya dibawah berikut ini.

Cara Budidaya Ikan Gabus Agar Bisa Panen

Di dalam membudidayakan ikan gabus, maka terdapat beberapa hal penting yang harus diperhatikan, sehingga budidaya ikan gabus dapat berjalan dengan baik dan maksimal.

  1. Pemilihan Indukan
Pemilihan Indukan

Pemilihan Indukan

Proses pemilihan indukan ini sangat penting dilakukan untuk membedakan antara indukan gabus jantan dan betina. Pastikan anda memilih indukan yang sehat, lincah dan juga tidak ada cacat fisik. Untuk membedakan antara indukan gabus jantan dan betina dapat dikenali dengan beberapa ciri berikut ini.

Ciri-Ciri Indukan Ikan Gabus Jantan

  • Memiliki kapala berbentuk oval
  • Memiliki warna tubuh gelap
  • Memiliki lubang genital yang memerah
  • Jika di urut akan mengeluarkan cairan benih

Ciri-Ciri Indukan Ikan Gabus Betina

  • Bentuk kepalanya lebih bulat
  • Warna tubuh yang lebih terang
  • Bentuk perut yang membulat
  • Jika disentuh agak lembek
  • Jika di urut akan mengeluarkan telur
  1. Pemijahan Ikan Gabus
Pemijahan Ikan Gabus

Pemijahan Ikan Gabus

Di dalam melakukan proses pemijahan ikan gabus, sebaiknya persiapkan terlebih dahulu bak beton berukuran 7 x 4 x 2 meter, lalu keringkan kolam selama minimal 3 hari. Setelah itu, isi bak atau kolam tersebut dengan air hingga ketinggian 50 cm dan biarkan air tetap mengalir saat proses pemijahan ini berlangsung. Kemudian tutup permukaan kolam ikan gabus dengan menggunakan tanaman air seperti eceng gongok, ini bertujuan untuk membantu mempercepat proses eksitasi pemijahan.

Setelah itu, masukan 30 ekor ikan gabus jantan dan 3o ekor ikan gabus betina, biarkan proses pemijahan ini terjadi secara alami. Setelah semua indukan bertelur, maka ambil telur-telurnya tersebut dengan menggunakan skupnet yang memiliki jaring halus dan masukan ke dalam akuarium untuk dilakukan proses penetasan. Selama proses pemijahan ini berlangsung, pastikan anda selalu mengontrol kondisi kolam setiap hari. Indukan gabus betina biasanya mampu menghasilkan telur hingga 10.000 sampai dengan 11.000 telur.

Selamat Datang di Duniaikan.com

Kl1k Tanda(x) 2 Kali Untuk Tutup

Terimakasih Telah Berkunjung:*
  1. Penetasan Telur Ikan Gabus
Penetasan Telur Ikan Gabus

Penetasan Telur Ikan Gabus

Setelah indukan bertelur, maka segera persiapkan akuarium berukuran 65 x 45 x 45 cm, cuci hingga bersih lalu keringkan dan biarkan selama 2 hari. Kemudian isi akuarium dengan air dengan ketinggian sekitar 40 cm, lalu pasang 2 buah aerator dan juga pemanas hingga suhu air mencapai 28° C. selanjutnya, masukan telur-telur ikan gabus dengan tingkat kepadatan sekitar 4-6 butir per cm² dan biarkan hingga telur-telur tersebut menetas. Proses penetasan ini biasanya berlangsung hanya dalam waktu sekitar 24 jam saja. Setelah menetas dan menjadi larva, larva-larva tersebut tidak perlu diberi pakan kerena mereka sudah memiliki sadangan makanan sediri hingga berumur 2 hari.

  1. Pemeliharaan Larva Ikan Gabus

Pemeliharaan larva ikan gabus dari usia 2 hari sampai dengan 15 hari masih bisa dilakukan pada akuarium tempat penetasan, tingkat kepadatannya sendiri yaitu dapat diisi dengan 5 larva per liter air. berikan larva-larva tersebut pakan berupa nauplii Artemia dengan jadwal pemberian 3 kali sehari. Untuk menjaga kualitas air di dalam akuarium, sebaiknya air diganti secara rutin agar kualitas air tetap terjaga dari kotoran dan sisa-sisa pakan. Penggantian air ini dilakukan dengan hanya mengganti 50% air saja.

  1. Persiapan Kolam Dan Pengelolaan Air
Pemeliharaan Larva Ikan Gabus

Pemeliharaan Larva Ikan Gabus

Siapkan kolam ikan dengan dinding beton berukuran 2-5 meter, setelah kolam selesai dibuat keringkan terlebih dahulu kolam selama 1 minggu. Setelah proses pengeringan ratakan dasar kolam dan lapisi dengan tanah yang dicampur dengan kotoran ternak setebal 30 cm, lalu taburkan pupuk kapur secara merata pada permukaan kolam yang sebelumnya telah dilapisi dengan pupuk kompos. Biarkan selama 3 hari sampai pupuk tersebut larut ke dalam tanah, ini bertujuan untuk menghidupkan hewan-hewan air seperti plankton, kutu air dan lumut saat kolam di isi dengan air yang dapat dijadikan sebagai pakan alami ikan gabus. Setelah pemupukan selesai dan kolam siap di isi air, maka isi kolam dengan air setinggi 50 cm tanpa dialirkan dan diamkan selama 1 minggu. Setelah itu, isi kolam hingga ketinggian mencapai 100 cm dan bibit ikan gabus pun sudah siap ditebar.

  1. Penebaran Benih Ikan Gabus
Penebaran Benih Ikan Gabus

Penebaran Benih Ikan Gabus

Bibit ikan gabus yang sudah siap ditebar ke kolam penebaran yaitu bibit yang berumur 2 minggu, proses penebaran ini sebaiknya dilakukan pada pagi atau malam hari karena pada saat itu kondisi air sedang stabil. Proses penebaran juga jangan dilakukan secara langsung, masukan terlebih dahulu bibit ikan pada ember yang berisi air kolam. Hal ini bertujuan untuk membiasakan ikan dengan habitat barunya, sehingga ikan-ikan tidak akan mengalami stres saat ditebar ke kolam penebaran.

  1. Pemberian Pakan Ikan Gabus
 Pemberian Pakan Ikan Gabus

Pemberian Pakan Ikan Gabus

Jenis pakan yang dapat diberikan yaitu pakan yang memiliki kandungan protein cukup, untuk lebih mudahnya anda bisa membelinya di toko peternakan. Selain diberikan pakan buatan, ikan gabus juga membutuhkan pakan alami berupa ikan teri, anak rayap atau kroto semut rangrang.

  1. Masa Panen Ikan Gabus
Masa Panen Ikan Gabus

Masa Panen Ikan Gabus

Proses penan ikan gabus dapat dilakukan sesuai dengan permintaan pasar, proses pemanenan juga tidak bisa dilakukan secara serentak namun dilakukan dengan cara bertahap. Berbeda dengan proses pemanenan pada ikan mas, lele, patin dan jenis ikan lainnya. Jika proses panen dilakukan secara serentak, maka dapat mengakibatkan ikan gabus mengalami stres dan bahkan bisa berakibat kematian secara masal.

Bagaimana, cukup mudah bukan?

Demikianlah panduan cara budidaya ikan gabus bagi pemula, semoga informasi diatas dapat bermanfaat untuk anda semua.

Selamat mencoba dan semoga berhasil 😀

Incoming search terms:

  • budi daya ikan gabus
  • umur ikan gabus siap panen
  • budidaya ikan gabus
  • Bulan panen ikan gabus
  • budidayaikangabus
  • budidayaikan gabus
  • budidaya kotok
  • budidaya ikan gabus buat pemula
  • budidaya gabus
  • umur panen ikan gabus
Tips Cara Mudah Budidaya Ikan Gabus Agar Cepat Panen | Dolpin | 4.5
/* */