Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Dunia Ikan

9 Cara Budidaya Ikan Louhan Paling Mudah Untuk Pemula

Cara Budidaya Ikan Louhan

Cara Budidaya Ikan Louhan

Budidaya Ikan Louhan – Apakah anda termasuk orang yang mencintai ikan louhan? Dan anda ingin membudidayakan atau ternak ikan jenong yang satu ini?

Ikan hias yang mempunyai warna tubuh yang indah ini merupakan ikan yang sangat populer di tahun 2000 – an silam. Banyak para pecinta ikan yang rela mengeluarkan ratusan ribu hingga puluhan juta untuk membeli satu ekor ikan louhan ini.

Cara Cepat dan Mudah Budidaya Ikan Louhan

Sehingga tak heran jika banyak yang ingin untuk budidaya ikan louhan ini untuk menambah penghasilan atau sekedar hobi saja. Meskipun harga ikan louhan sudah tidak semahal dulu, tetapi ikan ini masih mempunyai peminat yang lumayan banyak. Jadi peluang untuk budidaya ikan louhan ini masih tergolong tinggi.

Sebelum anda beternak atau budidaya ikan louhan ini, anda harus yakin bahwa anda akan berhasil untuk budidaya ikan louhan ini. Meskipun nanti di hadapan anda banyak rintangan – rintangan yang mengecilkan semangat anda untuk meraih kesuksesan dalam budidaya ikan louhan ini.

Teknik Rahasia Budidaya Ikan Louhan Paling Jitu

Jika anda masih pemula, anda harus lebih giat belajar. Karena di dalam teknik cara budidaya ikan louhan ini anda akan mengenal hal – hal baru yang belum anda ketahui sebelumnya. Berikut adalah cara budidaya ikan louhan yang paling mudah untuk pemula.

  1. Proses Persiapan Kolam Ikan Louhan

Untuk budidaya ikan louhan, pertama – tama anda harus menyiapkan kolam untuk ikan louhan hidup. Untuk ukuran kolam ikan louhan ini, idealnya memiliki ukuran 4 kali dari panjang ikan louhan yang akan dibudidayakan. Baik ini menggunakan kolam akuarium atau kolam lainnya.

Karena ukuran di atas adalah ukuran minimal, anda dapat menggunakan kolam lainnya yang mempunyai ukuran yang lebih besar dan panjang. Dan jika anda mempunyai kolam yang berukuran besar dan muat untuk memelihara ikan louhan lebih dari 1 ekor, anda dapat menggunakan kaca sebagai penyekatnya.

Selain itu, kaca penyekat ini berfungsi untuk menjaga kesehatan ikan louhan yang anda budidaya tetap stabil dan mengatur jarak dari ikan louhan lain. Karena dengan mengatur jarak, ikan louhan akan terjaga dari perkelahian yang dapat membuat stress dan kesehatan ikan louhan terganggu.

Perlu anda tahu, ikan louhan adalah jenis ikan hias yang agresif dan senang akan mempertahankan daerah kekuasaan (teritorial).

Selain kaca, anda juga dapat menggunakan media lain untuk menyekat kolam. Asalkan penyekat anda memiliki bahan yang aman dan nyaman bagi ikan louhan anda.

Selain itu, beberapa peralatan yang anda butuhkan dalam kolam ikan louhan adalah sebagai berikut:

  • Lampu UV (untuk memberi pencahayaan yang cukup di dalam kolam)
  • Filter (Alat penyaring air, untuk menjaga kolam dalam kondisi tetap bersih)
  • Aerator (Alat gelembung udara, untuk mengatur kadar oksigen di dalam kolam)
  • Bebatuan (untuk tempat persembunyian ikan louhan agar ikan merasa seperti berada di habitat aslinya.
  • Tanaman Air
  1. Proses Persiapan Air Kolam Ikan Louhan

Proses selanjutnya adalah memasukkan air ke dalam kolam ikan kita. Sebelum anda memasukkan ikan ke dalam kolam atau akuarium, anda harus membiarkan air (pengendapan) yang ada di dalam kolam minimal 1 hari. Hal ini memiliki tujuan untuk mengatur kadar PH di dalam kolam.

Untuk mempercepat proses pengendapan ini, anda dapat menambahkan larutan trisulfat 5 ppm tau garam khusus untuk ikan hias. Anda dapat memperoleh garam ini di toko hewan atau toko yang menjual ikan hias di kota anda.

Jika anda sudah mengendapkan air kolam, tahap selanjutnya adalah selalu memantau kondisi suhu air agar tetap pada suhu yang nyaman dan mempunyai skala PH air yang normal.

Untuk suhu air yang nyaman, anda dapat mengatur suhu air anda pada 32 hingga 35 derajat Celcius. Sedangkan untuk skala PH yang normal untuk air kolam ikan louhan adalah 6,5 hingga 7,5.

  1. Proses Persiapan Makanan Ikan Louhan

Tahap yang ke dua adalah menyiapkan makanan untuk ikan louhan. Pada tahap ini anda harus memilih makanan yang bagus untuk ikan louhan anda. Terutama sebelum 1 hingga 2 minggu sebelum ikan louhan anda siap untuk diternak.

Pola makan yang bagus nantinya akan membuat hasil dari budidaya anda menjadi lebih memuaskan. Lalu, apa saja makanan yang bagus untuk ikan louhan kita?

Jenis makanan yang bagus untuk ikan louhan adalah jenis makanan yang mengandung gizi, protein, dan yang jelas menyehatkan bagi pertumbuhan ikan louhan ini sendiri.

Contoh makanan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ikan louhan ini adalah seperti cacing sutra, jangkrik, udang keci, kutu air, atau untuk anda yang tidak ingin kerepotan, anda bisa menggunakan pelet (makanan ikan yang kering dan berbentuk bulat kecil hasil dari buatan pabrik).

Hanya saja jika anda terlalu sering memberikan makanan pelet kepada ikan louhan tanpa menyelingi makanan alami, kebutuhan gizi dan protein ikan louhan akan kurang. Mengapa demikian?

Seperti yang anda tahu. Makanan ikan yang diproduksi oleh pabrik ini memiliki bahan pengawet yang lambat laun akan mempengaruhi kesehatan dan kesuburan dari ikan louhan ini.

  1. Proses Memilih Indukan Ikan Louhan yang Berkualitas

Setelah anda menyiapkan 3 proses di atas, langkah selanjutnya adalah pemilihan induk ikan louhan yang baik dan berkualitas. Tapi sebelum anda memilih indukan ikan louhan yang baik, anda harus tahu tentang perbedaan jenis kelamin ikan louhan. Berikut adalah cara membedakan jenis kelamain ikan louhan antara yang jantan dan betina.

Perbedaan Indukan Ikan Louhan Jantan dan Betina

Ciri – ciri indukan ikan louhan betina:

  • Ikan louhan betina memiliki dahi yang rata (tidak jenong atau nongong).
  • Memiliki sirip yang kecil.
  • Sirip punggung ikan louhan betina didominasi oleh warna hitam dan gelap.
  • Untuk mengetahui jenis kelamin ikan louhan betina, pencet sedikit bagian kelaminnya. Ikan louhan betina memiliki bentuk kelamin yang bulat dan pendek.
  • Ketika anda memencet kelamin ikan betina, anda tidak akan menemukan apa – apa.

Ciri – ciri indukan ikan louhan jantan:

  • Ikan louhan jantan memiliki dahi yang jenong atau nongnong.
  • Memiliki ukuran sirip yang lebih lebar dan besar.
  • Sirip punggung ikan louhan jantan didominasi oleh warna – warna yang terang. Terutama di bagian siripnya.
  • Untuk mengetahui jenis kelamin ikan louhan jantan, pencet sedikit bagian kelaminnya. Ikan louhan jantan memiliki bentuk kelamin yang runcing dan panjang.
  • Ketika anda memencet kelamin ikan jantan, anda akan menemukan cairan putih kental seperti susu yang keluar dari kelaminnya.

Setelah anda mengetahui jenis – jenis perbedaan ikan louhan jantan dan betina, langkah selanjutnya adalah menyeleksi atau memilih jenis indukan yang baik dan berkualitas. Seperti apa ciri indukan ikan louhan yang baik? Berikut cara menyeleksi indukan ikan louhan yang baik:

  • Nongnong atau jenong kepala ikan louhan proporsional (seimbang dengan besar tubuh ikan)
  • Mata ikan louhan berwarna merah hingga melingkar penuh
  • Bentuk mulut yang seimbang antara badan dan kepala ikan
  • Memiliki sirip ekor yang dapat merekah lebar dan utuh
  • Memiliki sirip punggung, perut, dan ekor yang sama panjang
  • Tubuh ikan louhan berwarna kuning cerah atau merah cerah
  • Hampir seluruh tubuh ikan louhan tampak seperti bintik mutiara
  • Bintik hitam pada tubuh ikan louhan terlihat dari ekor ikan hingga insang

Dengan anda memerhatikan beberapa informasi di atas, anda akan memperkecil kegagalan dari usaha budidaya ikan louhan anda.

  1. Proses Pemijahan Ikan Louhan

Setelah memilih indukan ikan louhan yang baik, langkah selanjutnya adalah proses pemijahan induk ikan louhan. Sebelum anda melakukan proses pemijahan, anda harus mengetahui ciri – ciri indukan ikan louhan yang siap dipijah. Seperti apa ciri – ciri induk ikan louhan yang siap dipijah? Berikut adalah ciri – cirinya.

Selamat Datang di Duniaikan.com

Kl1k Tanda(x) 2 Kali Untuk Tutup

Terimakasih Telah Berkunjung:*
  • Memiliki tubuh yang sempurna dan tidak cacat.
  • Untuk induk betina, sisik di bagian perut ikan akan terlihat merekah.
  • Ukuran ikan louhan betina tidak lebih dari 10 cm dan berwarna terang.
  • Dibagian perut belakang sirip dada ikan louhan betina, akan terlihat buncit. Hal ini dikarenakan ikan louhan betina telah matang gonad atau siap kawin.
  • Untuk induk jantan, selalu ingin bersama – sama dengan ikan louhan betina yang telah di telah memikatnya.
  • Ukuran tubuh ikan jantan harus lebih besar dari ukuran ikan betina.
  • Ikan jantan akan terlihat lebih agresif.
  • Kedua belah rusuk ikan louhan jantan (di bagian perut), akan terlihat membentuk sudut tumpul.
  • Jika anda memasang indukan ikan louhan jantan dan indukan ikan louhan betina pada akuarium atau kolam yang anda sekat dengan kaca, kedua ikan ini akan saling memandang. Seolah – olah mereka ingin bercengkrama dan ingin selalu berdekatan.

Setelah anda menemukan indukan ikan louhan dengan ciri – ciri seperti yang telah disebutkan di atas, langkah selanjutnya adalah menggabungkan ikan louhan ke dalam kolam pemijahan. Berikut adalah cara lengkapnya.

  • Pasang alat pelengkap kolam seperti yang sudah dijelaskan dip roses persiapan kolam ikan louhan di atas (nomor 1).
  • Siapkan induk ikan louhan betina dan induk ikan louhan jantan. Proses pemijahan ini hanya berlaku untuk satu kolam 2 ekor ikan louhan. Dengan kata lain berbanding 1:1. Jika kolam diisi di atas skala tersebut ikan louhan akan bertengkar.
  • Di dalam proses pemijahan ini, indukan ikan louhan betina dan jantan tidak langsung dimasukkan ke dalam kolam pemijahan. Tetapi diberikan sekat terlebih dahulu. Hal ini bertujuan agar ikan ini saling mengenal dan terbiasa.
  • Buka pelan – pelan sekat pembatas. Amati kedua ikan ini. Jika kedua ikan ini bertengkar, jangan buka sekat terlebih dahulu. Pasang kembali sekat pembatas ikan tersebut.
  • Lakukan langkah di atas hingga kedua ikan tidak bertengkar.
  • Ikan louhan yang telah berjodoh, biasanya akan memberikan tanda seperti menggesek – gesekkan badannya dan menggoyang – goyangkan ekornya.
  • Jika kedua ikan telah berjodoh, tutup atap kolam dengan tutup yang berwarna hitam atau gelap. Hal ini bertujuan agar ikan merasa nyaman dan tenang dalam masa perkawinan mereka.
  • Jika indukan ikan louhan betina ini memberikan tanda – tanda seperti gelisah, mondar mandir. Lepaskan sekat pemisah kedua ikan ini. Karena ikan louhan betina siap untuk bertelur.

Proses ini biasanya memakan waktu sekitar 1 hingga 2 hari atau 48 jam hingga 50 jam. Sehingga anda harus sabar menunggu ya.

  1. Proses Memisahkan Telur Ikan Louhan dari Kolam

Setelah anda mencampur indukan ikan louhan jantan dan betina dalam satu kolam, langkah selanjutnya adalah memisahkan telur dari dalam kolam pemijahan.

Lantas, apa tanda ikan louhan telah bertelur? Tanda atau ciri ikan louhan betina anda telah bertelur, anda dapat melihat di dasar kolam pemijahan ikan louhan anda.

Jika di dasar kolam terdapat warna putih susu dan bintik – bintik spot hitam. Warna putih susu ini adalah jenis telur yang gagal pembuahan. Sedangkan bintik – bintik spot hitam adalah jenis telur yang berhasil dibuahi.

Ada dua jenis tahap di dalam proses pengeluaran telur ini. Yang pertama adalah dengan tetap menaruh kedua indukan ikan louhan ini tetap di dalam kolam pemijahan. Sedangkan jenis yang kedua adalah dengan mengeluarkan indukan ikan louhan jantan dari kolam pemijahan.

Untuk jenis yang pertama, anda dapat menaruh semua indukan ikan louhan di dalam kolam pemijahan. Baik indukan jantan atau indukan betina.

Dengan membiarkan kedua ikan ini tetap di dalam kolam, mereka akan mengipasi telur – telur mereka. Sehingga sirkulasi udara akan terjaga dengan baik.

Hal ini dapat anda lakukan dengan syarat anda memberikan makanan yang banyak untuk kedua indukan ini. Karena jika kedua indukan ini kekurangan makanan, maka telur dari ikan louhan ini akan menjadi pengganti makanan mereka.

Sedangkan untuk jenis yang kedua adalah dengan mengambil indukan jantan dari kolam pemijahan. Hal ini bertujuan agar ikan jantan tidak memakan telur – telur mereka sendiri ketika kelaparan.

  1. Proses Memelihara Larva Ikan Louhan

Telur ikan louhan akan mentas ketika sudah berusia 2 hari atau 48 jam hingga 50 jam. Nah, setelah dalam waktu tersebut anda dapat mengeluarkan kedua indukan ikan louhan dari dalam kolam ikan. Hal tersebut bertujuan agar larva ikan louhan tidak dimakan oleh kedua indukan ikan louhan.

Selain mengeluarkan kedua indukan tersebut, anda juga harus memperhatikan suhu dan skala PH air kolam. Suhu yang baik untuk kolam larva adalah 28 hingga 35 derajat celcius. Dan untuk skala PH – nya adalah 6 hingga 8,5.

Demi menghindari larva yang tersedot ke dalam pipa pompa air, anda dapat mematikan alat tersebut untuk sementara waktu. Karena ikan masih lemah dalam berenang.

Telur yang telah berhasil menetas, nantinya akan berkumpul di bawah akuarium. Dalam 2 hingga 3 hari, larva atau burayak ini tidak wajib anda beri pakan.

Mengapa larva ikan louhan tidak diberi makan? Karena dalam usia 2 hingga 3 hari tersebut, larva masih mempunyai cadangan makanan di kantung telurnya. Atau yang biasa disebut juga dengan yolk sack.

Baru ketika larva berusia 4 hari, anda dapat memberi makan larva atau benih ikan louhan ini. Jenis makanannya pun terbatas. Sebaiknya anda memberi makanan seperti kutu air putih dan kutu air merah (Moina sp) yang telah anda disaring.

Ketika larva sudah anda beri pakan kutu air, tutup lubang pipa pompa air dengan kain kasa. Hal ini bertujuan agar larva tidak masuk ke dalam lubang pipa dan menjaga kondisi air agar tetap bersih.

  1. Proses Memilih Bibit Ikan Louhan Berkualitas

Lantas bagaimana cara membedakan larva atau anakan ikan louhan yang baik dan berkualitas? Berikut adalah ciri – ciri anak atau larva yang sehat dan berkualitas:

  • Memiliki anggota tubuh yang lengkap (tidak cacat atau bengkok).
  • Memiliki lekukan kepala ke depan (nongnong).
  • Memiliki bentuk tubuh yang panjang, kotak, dan bulat.
  • Jika anda menyorot tubuh ikan louhan dengan senter, akan terlihat bintik – bintik samar mutiara di badannya.
  • Memiliki bintik – bintik hitam yang menempel pada tubuhnya mulai dari ingsang hingga pangkal ekornya.
  • Tubuh ikan diwarnai dengan warna semu kemerahan hingga merah matang.

Dengan melakukan teknik di atas, anda dapat melakukan penanganan pertama yang tepat pada larva yang sehat dan yang sakit. Jangan lupa untuk memberi makanan yang cukup dan tetap memperhatikan kualitas air kola mini.

  1. Proses Panen Ikan Louhan

Pada proses yang selanjutnya adalah proses pemanenan. Di dalam proses panen ikan louhan ini, ada beberapa tahap yang harus anda perhatikan. Berikut adalah cara panen ikan louhan yang lengkap.

  • Ikan louhan sebelum dipanen, usahakan tidak diberi makan. Biarkan mereka kelaparan. Hal ini bertujuan untuk mencegah ikan louhan kekurangan oksigen di dalam perjalanan.
  • Usahakan ketika panen, anda memilih pada waktu sore atau pagi hari. Hal ini bertujuan untuk menjaga suhu air agar tidak panas.
  • Persiapkan saringan untuk mengambil ikan.
  • Siapkan juga ember beserta air (yang sudah diendapkan 1 hari) secukupnya untuk tempat tinggal ikan sementara.
  • Tangkap ikan louhan secara perlahan dengan serok.
  • Pilih ikan louhan yang berukuran sempurna (layak jual).
  • Masukkan ikan louhan ke dalam wadah ember yang sudah dipersiapkan.

Ikan louhan yang sudah anda masukkan di dalam ember ini, proses selanjutnya adalah pengemasan (packing). Untuk tahap packing, alat – alat yang perlu anda siapkan ada tiga yaitu tabung oksigen, kantong plastik, dan karet.

Lantas bagaimana cara packing ikan louhan yang benar? Berikut adalah cara pengemasan atau packing yang benar dan tepat.

  • Siapkan alat – alat packing seperti yang sudah disebutkan di atas (kantong plastic, tabung oksigen, dan karet).
  • Masukkan air (yang sudah diendapkan 1 hari) secukupnya ke dalam kantong plastik. Atau anda dapat mengambil air di dalam ember tersebut.
  • Masukkan ikan louhan yang siap anda jual ke dalam kantong plastik.
  • Masukkan juga selang oksigen ke dalam kantong plastik.
  • Isi kantong plastic dengan oksigen secukupnya.
  • Putar ujung plastik hingga kantong plastik berisi cukup oksigen.
  • Lepaskan selang oksigen secara perlahan – lahan. Hal ini bertujuan agar udara yang ada di dalam kantong plastik tidak keluar.
  • Ikat ujung plastik dengan karet gelang hingga dirasa kuat dan aman.

Nah, bagaimana? Mudah sekali bukan untuk membudidayakan ikan louhan ini? Sekarang giliran anda untuk mencoba budidaya ikan louhan di rumah anda.

Demikianlah 9 cara budidaya ikan louhan yang mudah bagi pemula. Semoga cara budidaya di atas dapat bermanfaat untuk anda semua. Semoga berhasil dan terima kasih.

Incoming search terms:

  • cara ternak ikan louhan
  • cara ternak louhan pemula
  • ternak louhan
  • cara budidaya ikan lohan
  • Ternak louhan di kolam terpal
  • Ternak louhan dengan terpal
  • budidaya louhan
  • ternak ikan lohan
  • budidaya ikan louhan di aquarium
  • budi daya ikan louhan
9 Cara Budidaya Ikan Louhan Paling Mudah Untuk Pemula | Denny | 4.5
/* */