Cara Budidaya Ikan Lele Kolam Tembok Terbaru 2017

Sunday, November 6th, 2016 - BUDIDAYA IKAN

Cara Budidaya Ikan Lele Kolam TembokIkan Lele adalah jenis ikan yang cukup populer dan banyak dibudidayakan di Indonesia. Selain rasanya yang sangat enak, daging ikan lele juga kaya akan kandungan protein yang sangat baik untuk kesehatan tubuh, terutama untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan otak anak. Minat ikan lele di kalangan masyarakat cukup tinggi, terbukti dari banyaknya rumah makan atau warung tenda di pinggir jalan yang laris manis dengan menawarkan menu hidangan pecel lele. Pastinya anda juga sering menjumpai atau bahkan membelinya, kan?

Cara Budidaya Ikan Lele Kolam Tembok

Cara Budidaya Ikan Lele Kolam Tembok

Kondisi sepertinya ini tentunya dimanfaatkan oleh para pelaku usaha budidaya ikan lele, usaha budidaya ikan lele ini tentunya menjadi salah satu pluang usaha yang begitu menjanjikan. Maka tak heran jika saat ini banyak bermunculan para peternak baru yang ingin mencoba untuk maeraup keuntungan dari usaha budidaya ikan lele mengingat permintaan pasar yang kian hari kian meningkat, sedangkan produksi ikan lele masih belum stabil.

Cara budidaya lele bisa dibilang cukup mudah jika dibandingkan dengan budidaya ikan lainnya, karena ikan lele dapat hidup dan tumbuh dengan baik dibudidayakan pada jenis kolam apa saja. Budidaya ikan lele dapat dilakukan dengan menggunakan media kolam tanah, tembok maupun terpal. Nah, bagi anda yang tertarik untuk mencoba budidaya ikan lele, kami akan jelaskan cara budidya ikan lele dalam kolam tembok yang baik dan menguntungkan.

Sebelum membahas pada poin inti, kami akan sedikit mengulas tentang keuntungan budidaya ikan lele dengan kolam tembok. Apa saja itu? Langsung saja simak beberapa keuntungannya diberikut ini.

Keuntungan Budidaya Ikan Lele Menggunakan Kolam Tembok

  • Tidak ada patokan luas kolam yang digunakan

Kolam tembok untuk budidaya ikan lele tidak ada ketentuan berapa luasnya, anda dapat menyesuaikannya dengan luas lahan yang akan digunakan. Ikan lele bisa tumbuh dan bertahan hidup dengan baik meski pada kolam berukuran kecil.

  • Perawatan kolam lebih mudah

Kolam budidaya ikan lele tidak perlu dilakukan perawatan khusus, cukup dengan menjaga kebersihan kolam dan juga ketinggian air. Hal ini dikarenakan, ikan lele merupakan jenis ikan yang sangat kuat dan tahan terhadap penyakit.

  • Lebih awet dan tahan lama

Media kolam yang terbuat dari tembok lebih awet dan tahan lama, sehingga kolam ini dapat digunakan berkali-kali tanpa membuat kolam baru pada periode berikutnya. Berbeda dengan kolam tanah atau terpal yang harus dilakukan pembaruan saat digunakan pada periode penebaran berikutnya. Selain itu, kolam tembok juga lebih tahan terhadap resiko terjadinya longsor pada dinding kolam.

  • Kualitas air tetap terjaga

Kondisi air pada kolam temboik tidak akan mudah berubah tingkat keasamannya, sehingga kualitas air akan tetap terjaga. Berbeda dengan media kolam tanah, biasanya kondisi air kolam akan sering berubah-uban tingkat keasaman dan juga kualitas airnya.

Bagaimana, media kolam apa yang cocok dengan anda? Setelah mengetahui keuntungan menggunakan kolam tembok untuk budidaya ikan lele, kini saatnya kami akan membahas mengenai cara budidaya ikan lele yang baik dan menguntungkan.

Cara Budidaya Ikan Lele Agar Cepat Panen

Budidaya Ikan Lele

Budidaya Ikan Lele

Meskipun cara budidaya ikan lele terbilang mudah dan sederhana, namun kita tetap harus menjalankannya dengan baik dan benar agar hasil panen ikan lele nantinya bisa maksimal sesuai dengan yang diharapakan. Untuk lebih jelasnya, langsung saja simak cara budidaya ikan lele selengkapnya dibawah berikut ini.

Persiapan Kolam Tembok

Persiapan Kolam Tembok

Persiapan Kolam Tembok

Setelah kolam tembok sudah selesai dibuat, langkah selanjutnya yaitu melakukan pengeringan terlebih dahulu selama 3-6 hari, lalu lakukan pemupukan menggunakan pupuk organik atau pupuk kompos yang dicampur dengan tanah pada dasar kolam dengan ketebalan sekitar 10-15 cm. Hal ini bertujuan untuk menciptakan media tumbuh untuk hewan air yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk pakan alami bagi lele. Setelah itu, genangi kolam dengan air dengan kektinggian sekitar 30 cm, diamkan dahulu selama 3 hari agar media tumbuh terpapar sinar matahari untuk mempercepat proses pertumbuhan hewan air. kemudian tingkatkan ketinggia air hingga kektinggian 90-100 cm, lalu diamkan selama 3 hari sebelum digunakan dan jangan lupa isi kolam dengan tanah dan air seperti tanaman eceng gondok. Setelah itu, kolam siap digunakan.

Persiapan dan Penebaran Bibit Ikan Lele

Persiapan dan Penebaran Bibit Ikan Lele

Persiapan dan Penebaran Bibit Ikan Lele

Sambil menunggu kolam siap digunakan, persiapkan bibit ikan lele unggulan yang akan dibudidayakan. Pemilihan bibit lele berkualitas tentunya dapat menghasilkan panen yang maksimal sesuai harapan. Untuk mendapatkan benih atau bibit ikan lele bisa anda beli di peternak yang sudah terpercaya menjual benih ikan lele berkualitas. Untuk memastikannya, benih ikan lele tidak cacat, memiliki warna kulit yang cerah dan pergerakannya lincah.

Setelah benih atau bibit ikan lele siap, saatnya benih ditebar pada kolam pemeliharaan yang sudah kita siapkan sebelumnya. Namun sebelum dilakukan penebaran, sebaiknya benih ikan dimasukan terlebih dahulu pada wadah atau ember yang berisi air kolam selama 30 menit. Hal ini bertujuan agar benih ikan lele lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan barunya setelah dilakukan penebaran pada kolam pemeliharaan. Setelah itu, lakukan penebaran dengan cara memasukan ember pada kolam, lalu miringkan dan biarkan benih ikan lele keluar dengan sendirinya.

Pemberian Pakan Ikan Lele

Pemberian Pakan Ikan LelePemberian Pakan Ikan Lele

Pemberian Pakan Ikan Lele

Setelah benih ikan ditebar, benih ikan tidak perlu diberi pakan selama 3 hari, biarkan benih ikan memakan hewan air yang ada di dasar kolam yang telah kita persiapkan sebelumnya melalui tahap pemupukan. Pakan alami tersebut berupa kutu air, plankton, cacing dan lain sejenisnya. Pada hari ke empat, pamberian pakan mulai dilakukan dengan menggunakan jenis pakan berupa pelet dengan takaran 3-5% per ekor dari bobot ikan, jenis pakan ini bisa kita dapatkan di toko peternakan. Untuk mempercepat masa pertumbuhannya, sesekali kita berikan penambahan nutrisi bagi ikan berupa POC Nasa, Hormonic atau Viterna Plus yang dapat dibeli di toko peternakan terdekat. Produk tersebut berfungsi untuk merangsang pertumbuhan ikan, sehingga bisa dipanen lebih cepat dengan tingkat pertumbuhan yang maksimal.

Masa Panen Ikan Lele

Masa Panen Ikan LeleMasa Panen Ikan Lele

Masa Panen Ikan Lele

Masa panen ini sebenarnya tidak ada patokan sampai berapa lama, namun lebih pada permintaan pasar atau konsumen. Namun biasanya para pembudidaya ikan lele sering memanen ikan lele setelah berumur 2-3 bulan pada awal penebaran dengan bobot sekitar 5-7 ekor/kg. proses pemanenan pada kolam tembok juga lebih mudah, yaitu cukup dengah membuang airnya dengan membuka saluran pembuangan hingga air kolam tersisa sekitar 10-20 cm saja, lalu tangkap ikan menggunakan serokan khusus untuk menangkap ikan.

Bagaimana, cukup mudah bukan cara budidaya ikan lele kolam tembok?

Setalah anda mempelajari panduan ini, maka praktekan dengan baik dan jalankan usaha ini dengan serius. Meskipun cara budidaya ikan lele ini cukup mudah dijalankan, tetapi jika dijalankan secara asal-asalan hasil yang didapat pun tidak akan maksimal. Pada intinya, fokus dan konsisten dalam menjalankan usaha ini agar hasil yang didapat sesuai dengan harapan.

Demikian panduan yang dapat kami sampaikan mengenai cara budidaya ikan lele kolam tembok, semoga informasi diatas dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan anda semua. Selamat mencoba dan semoga berhasil 😀

Incoming search terms:

  • cara budidaya ikan lele di kolam tembok
  • persiapan kolam lele tembok
  • ikan lele
  • cara ternak lele di kolam tembok
  • Dunia ikan lele
  • ternak lele kolam beton
  • budidaya lele kolam beton
  • budidaya ikan lele kolam tembok
  • kolam tembok
  • kolam lele tembok
Cara Budidaya Ikan Lele Kolam Tembok Terbaru 2017 | Dolpin | 4.5