Dunia Ikan

4 Cara Budidaya Ikan Cupang Untuk Pemula

Budidaya Ikan Cupang

Sumber: google.com

Budidaya Ikan Cupang – Ikan yang akan kita bahas kali ini adalah jenis ikan hias air tawar yang memiliki banyak penggemar. Baik di negeri Indonesia maupun di luar negeri. Hal ini terbukti dengan banyaknya aktifitas jual beli di sosmed (sosial media) maupun di toko online (market place).

Selain itu, bukti lainnya adalah banyaknya jumlah komunitas – komunitas ikan cupang di media sosial baik itu, facebook, tweeter, instagram, maupun akun sosmed yang lain. Dan kondisi ini menciptakan peluang usaha bagi para petani ikan untuk membudidayakan ikan cupang ini.

Bisnis ikan cupang ini banyak dimanfaatkan untuk mengisi waktu luang atau sebagai usaha sampingan saja. Hal ini dikarenakan ikan cupang merupakan jenis ikan yang tidak memerlukan perawatan yang ekstra.

Ikan cupang atau dalam ilmiah biasa disebut dengan Betta, memiliki habitat di sungai, danau, atau di rawa – rawa yang arusnya tenang. Kebanyakan ikan cupang ditemui di kawasan tropis Asia Tenggara, termasuk juga Indonesia.

Keistimewaan ikan cupang salah satunya adalah daya tahan tubuhnya yang kuat. Hal ini dapat dibuktikan dengan ikan cupang yang banyak dipelihara di toples – toples kecil. Dimana toples ini tidak memiliki aerator dan minim akan oksigen.

Mengapa ikan cupang dapat hidup di toples atau akuarium yang kecil?

Ikan cupang memiliki kemampuan hidup di toples atau akuarium yang kecil karena ikan cupang mempunyai rongga labirin yang mirip seperti paru – paru manusia. Dan paru – paru inilah yang membuat ikan cupang tetap hidup di air yang minim akan oksigen.

Untuk budidaya ikan cupang tergolong mudah. Hanya saja anda perlu belajar tentang cara – cara budidaya ini. Berikut adalah beberapa cara budidaya ikan cupang yang harus anda pelajari.

  1. Persiapan Kolam Pemijahan Ikan Cupang

Langkah yang pertama adalah mempersiapkan kolam atau wadah untuk tempat memijah ikan cupang. Dalam tahap ini anda dapat menggunakan wadah ember, kolam semen, toples, atau akuarium untuk tempat memijah.

Dan jangan lupa sediakan juga gelas kaca (gelas kecil untuk ikan cupang seperti yang ada di toko ikan hias) atau gelas bekas air mineral seperti Aqua, Cleo, atau yang sejenisnya yang memiliki warna transparan. Hal ini berguna untuk proses penjodohan ikan cupang nantinya.

Untuk kolam pemijahan ini, anda dapat menggunakan kolam yang berukuran panjang 20 cm, lebar 20 cm, dan tinggi 20 cm. Siapkan juga tanaman air seperti kayambang misalnya.

  1. Pemilihan Indukan Ikan Cupang Berkualitas

Langkah yang kedua adalah menyeleksi atau memilih indukan ikan cupang yang berkualitas. Dalam tahap ini, pertama – tama anda harus dapat membedakan masing – masing jenis kelamin dari ikan cupang ini.

Perbedaan Kelamin Ikan Cupang Jantan dan Betina

Perbedaan Kelamin Ikan Cupang Jantan dan Betina

Sumber: google.com

Berikut adalah beberapa cara membedakan ikan cupang jantan dan ikan cupang betina.

Ciri – ciri ikan cupang jantan:

  • Memiliki ukuran tubuh yang lebih besar
  • Gerakan ikan cupang jantan lebih lincah
  • Warnanya lebih cerah
  • Memiliki ukuran sirip yang lebih lebar

Ciri – ciri ikan cupang betina:

  • Memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dari pada ikan cupang jantan
  • Gerakannya lebih lamban atau lambat
  • Warna tubuhnya lebih kusam
  • Ukuran sirip pendek.

Setelah anda dapat membedakan mana ikan cupang jantan dan betina, langkah selanjutnya adalah memilih indukan ikan cupang yang baik dan berkualitas. Ciri – ciri indukan ikan cupang yang baik adalah sudah masuk dalam keadaan siap kawin (matang gonad).

Tetapi bagaimana cara mengetahui ikan cupang sudah matang gonad? Berikut adalah ciri – ciri indukan ikan cupang yang sudah siap kawin atau matang gonad.

Ikan cupang jantan:

  • Sudah berumur 4 hingga 8 bulan
  • Gerakan ikan yang lincah dan agresif
  • Ukuran tubuh yang panjang
  • Ukuran sirip yang panjang
  • Warna tubuh cerah

Ikan cupang betina:

  • Sudah berumur 3 hingga 4 bulan
  • Bergerak lambat
  • Bentuk tubuh membulat
  • Bentuk perut sedikit buncit
  • Ukuran sirip pendek
  • Warna tubuh kusam

Indukan ikan cupang sekali bertelur dapat menghasilkan telur mencapai 1000 butir. Dan setelah telur – telur ini ikan ini dibuahi oleh indukan jantan, telur – telur tersebut akan menetas dalam waktu 24 jam.

Selamat Datang di Duniaikan.com

Kl1k Tanda(x) 2 Kali Untuk Tutup

Terimakasih Telah Berkunjung:*

Dari hasil pengalaman para petani ikan cupang, angka kematian benih ikan cupang ini cukup tinggi. Dalam sekali panen, benih dari satu indukan ikan cupang yang hidup hanya sekitar 30 hingga 50 ekor saja.

Untuk proses pengawinan ikan cupang ini sebaiknya indukan betina dikawinkan 1 kali saja selama hidupnya. Sedangkan untuk indukan jantan dikawinkan sebanyak 8 kali selama hidupnya. Dengan jarak waktu (interval) 2 hingga 3 minggu.

Mengapa indukan betina hanya boleh dikawinkan 1 kali saja?

Tujuan dari langkah di atas adalah untuk menghindari penurunan keragaman jenis kelamin ikan cupang. Sebab, jika anda memaksakan indukan betina kawin lebih dari 1 kali kemungkinan besar benih mereka akan didominasi oleh kelamin betina saja.

  1. Pemijahan Ikan Cupang

Setelah anda membaca tentang langkah menyiapkan wadah atau tempat memijah dan cara memilih indukan ikan cupang yang baik, langkah selanjutnya adalah proses pemijahan ikan cupang.

Inilah Cara Mengawinkan Ikan Cupang

Agar pemijahan ikan cupang berjalan dengan lancar, berikut adalah beberapa langkah cara memijah ikan cupang.

  • Gunakan air sungai atau air sumur tawar untuk mengisi kolam hingga setinggi 10 – 15 cm. Biarkan air mengendap hingga minimal 1 hari atau 24 jam.
  • Berikan tanaman air sewajarnya ke dalam kolam. Hal ini berguna untuk tempat berlindung burayak.
  • Masukkan 1 lembar daun ketapang yang bersih dan kering.
  • Jangan terlalu banyak memasukkan tanaman air. Karena tanaman air dapat mengambil oksigen yang ada di dalam air kolam.
  • Masukkan indukan ikan cupang jantan ke dalam kolam.
  • Masukkan indukan ikan cupang betina (penjodohan) yang sudah dimasukkan ke dalam gelas air mineral.
  • Tunggu hingga indukan ikan cupang jantan membuat gelembung di permukaan air.
  • Setelah dipermukaan kolam terdapat gelembung, pada jam 7 – 10 pagi atau 4 – 6 sore masukkan indukan ikan cupang betina ke dalam kolam.
  • Tutup kolam dengan koran atau yang benda lainnya agar kolam menjadi gelap.
  • Hindarkan kolam dari lalu lintas orang lewat atau suara yang keras.
  • Biarkan ikan cupang kawin atau ditandai melilit badan hingga 1 hari.
  • Setelah 1 hari, ambil indukan ikan cupang betina dari kolam pemijahan.
  • Biarkan ikan cupang jantan yang merawat telur mereka.

Catatan: Jika dalam waktu 3 hari penjodohan ikan cupang jantan tidak membuat sarang atau gelembung di permukaan air, segera ganti indukan ikan betina dengan indukan ikan betina yang lain.

  1. Pembesaran Ikan Cupang

Setelah anda melakukan pemijah ikan cupang, langkah selanjutnya adalah proses pembesaran ikan cupang. Untuk pembesaran burayak ikan cupang, berikut adalah beberapa langkah cara pembesaran burayak ikan cupang.

  • Setelah satu hari indukan ikan cupang kawin, biasanya telur – telur ikan cupang akan mulai menetas.
  • Dalam tiga hari pertama, biarkan burayak (anakan ikan cupang) tidak diberi pakan.
  • Setelah burayak berumur 4 hari, berikan sedikit kutu air sebagai pakan alami burayak setiap pagi dan sore.
  • Pindahkan indukan ikan cupang jantan dari kolam pemijahan setelah burayak berumur 2 minggu.
  • Pindahkan burayak ke dalam kolam pembesaran (akuarium yang lebih besar).
  • Anda dapat tetap memberikan pakan kutu air kepada burayak. Berikan kutu air yang berukuran lebih besar atau larva nyamuk.
  • Setelah burayak berumur 1,5 bulan, anda dapat memisahkan masing – masing ikan cupang berdasarkan kelaminnya.

Untuk jenis pakan bagi ikan cupang dewasa, anda dapat memberikan jenis pakan alami seperti cacing sutra, kutu air, dan larva nyamuk. Anda dapat memberikan pakan ini dalam jumlah yang sedikit dan dalam frekuensi 3 – 4 kali sehari.

Dengan pemberian pakan yang sedikit – sedikit ini bertujuan untuk menghindari penumpukan sisa makanan yang ada pada kolam ikan. Untuk mendapatkan pakan alami ini anda dapat membelinya di toko ikan di sekitar kota anda.

Hindari meletakkan ikan cupang dewasa dalam satu akuarium. Hal ini karena ikan cupang akan berkelahi dan saling menggigit. Sehingga hal ini membuat sirip mereka rusak dan warna tubuh mereka kurnag cerah.

Jika anda meletakkan ikan cupang pada toples atau akuarium, usahakan anda memberikan sekat yang gelap hingga ikan cupang tidak dapat melihat satu sama lain. Karena jika anda tidak memeberikan sekat yang gelap, kemungkinan ikan cupang akan membenturkan dirinya pada dinding kaca.

Jangan lupa untuk mengganti air kolam ikan cupang secara berkala. Meskipun ikan cupang tergolong ikan hias yang kuat, tetapi jika kondisi kolam kotor oleh penumpukan sisa – sisa pakan maka hal ini dapat memiju datangnya bakteri jahat dan menjadi sumber penyakit bagi ikan cupang anda.

Bagaimana, apakah anda tertarik untuk budidaya ikan cupang?

Demikian adalah 4 cara budidaya ikan cupang untuk pemula versi duniaikan.com. Semoga artikel ini dapat membantu anda yang berkeinginan untuk budidaya ikan cupang. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Incoming search terms:

  • jenis ikan hias air tawar
  • jenis ikan salmon
  • jelaskan cara meletakkan ikan cupang
  • Syarat budidaya ikan cupang
  • makanan ikan louhan biar merah
  • ikan cupang memiliki
  • cara pembesaran ikan cuapng di dalam kolam
  • cara menyeleksi induk ikan cupang
  • cara memijahkan ikan cupang
  • cara budidaya ikan cupang untuk pemula
4 Cara Budidaya Ikan Cupang Untuk Pemula | Denny | 4.5
/* */