Cara Budidaya Ikan Arwana Pemula Terbaik dan Terlengkap

Tuesday, September 19th, 2017 - BUDIDAYA IKAN
Foto Jenis Ikan Arwana Super Red

Ikan Arwana Super Red

Budidaya Ikan Arwana – Jika anda sedang mencari referensi cara membudidayakan ikan arwana, dan anda masih pemula, artikel ini akan mengulas secara lengkap cara membudidayakan ikan arwana mulai dari cara membuat kolam hingga pemanenan.

Di artikel ini juga akan dijelaskan bagaimana membedakan ikan arwana jantan dan betina. Selain itu cara mengawinkan ikan arwana atau pemijahan ikan arwana juga akan dijelaskan pada artikel ini.

Ikan arwana atau yang mempunyai nama ilmiah Sclerophages Formosus merupakan jenis ikan yang popular di Indonesia. Jenis ikan arwana juga tergolong banyak sekali. Mulai dari ikan arwana super red, silver, dan masih banyak lainnya.

Untuk lebih jelas tentang jenis ikan arwana, anda dapat mencarinya pada kolom pencarian di kanan atas website ini. Masukkan saja kata jenis ikan arwana. Di sana nanti akan menampilkan artikel jenis ikan arwana.

Oke, sekarang waktunya kita membahas tentang cara budidaya ikan arwana. Berikut ini adalah cara membudidayakan ikan arwana secara lengkap dan gamblang

Bagaimana Cara Budidaya Ikan Arwana yang Benar?

Budidaya Ikan Arwana

Sumber: google.com

  1. Proses Persiapan Kolam Ikan Arwana

Hal pertama yang harus anda persiapkan adalah tempat tinggal atau kolam ikan. Baik itu kolam tanah, semen, atau akuarium. Karena hal ini merupakan syarat utama dalam budidaya ikan arwana ini.

Ada beberapa syarat yang perlu anda perhatikan dalam mempersiapkan kolam ikan arwana. Seperti apa syarat kolam ikan arwana, berikut ulasannya.

  • Memiliki suhu 27 hingga 29 derajat celcius
  • Memiliki pH air sekitar 6,8 hingga 7,5
  • Saluran drainase lancar
  • Mudah untuk anda jangkau
  • Terhindar dari kebisingan dan lalu lalang orang
  • Usahakan tidak terkena cahaya matahari langsung
  • Lengkapi dengan akar bakau di pojok kolam atau pasir atau tanah untuk pemijahan
  • Ukuran kolam per 6 ikan arwana minimal 5×5 meter, dengan kedalaman minimal 50 hingga 75 centi meter
  • Bersih dari zat kimia. Contohnya pada kolam semen yang baru saja selesai dibuat. Anda harus mendiamkan air dalam kolam terebut dan menggantinya hingga air bersih atau tidak ada plak putih yang mengambang di atas air. Kurang lebih 1 minggu.
  1. Proses Pembibitan Ikan Arwana

Dalam memilih indukan, hal pertama yang harus anda lakukan adalah memilih jenis ikan arwana jantan dan betina dewasa yang memiliki kualitas terbaik.

Tetapi sebelum melangkah lebih jauh, sebaiknya anda membaca penjelasan tentang perbedaan jenis ikan arwana indukan jantan dan betina. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi kesalahan seminimal mungkin. Seperti apa perbedaan ikan arwana indukan jantan dan ikan arwana indukan betina, berikut ulasannya.

Ciri-ciri ikan arwana indukan jantan:

  • Memiliki gerak yang lebih lincah
  • Memiliki tubuh yang lebih ramping
  • Memiliki warna yang lebih cerah
  • Memiliki mulut yang lebih besar
  • Memiliki ukuran kepala yang lebih besar
  • Memiliki usia 6 hingga 7 bulan

Ciri-ciri ikan arwana indukan betina:

  • Memiliki gerak yang lambat
  • Memiliki tubuh yang lebih besar atau gemuk
  • Memiliki kepala yang lebih kecil ketimbang badannya
  • Memiliki usia 1 hingga 1,5 tahun

Setelah anda mengetahui ciri-ciri ikan arwana indukan jantan maupun betina di atas, berikut syarat bibit ikan arwana secara umum yang baik.

  • Memiliki tubuh yang tidak cacat
  • Memiliki warna yang cerah
  • Memiliki berat badan antara 200 hingga 300 gram
  • Berasal dari indukan yang berkualitas. Hal ini dapat anda tanyakan kepada si penjual atau dari sumber lainnya.
  1. Proses Pemijahan Ikan Arwana

Dalam proses pemijahan ikan awana, anda dapat menggunakan media kolam apapun. Entah itu menggunakan semen atau tanah. Yang terpenting, kolam yang akan anda gunakan terbebas dari hama maupun penyakit.

Untuk mencegah adanya hama ataupun penyakit pada kolam, anda dapat memberikan pupuk kandang dan pengapuran di kolam sebelum digunakan pemijahan. Selain itu, hal ini juga bertujuan memberi pakan alami pada ikan arwana. Diamkan dalam 1 minggu.

Secara umum proses pemijahan ikan arwana dilakukan dengan menggabungkan indukan ikan arwana betina dan indukan ikan arwana jantan pada satu wadah atau kolam dengan perbandingan 1:1 atau 2:1, lebih banyak indukan betina.

Pematangan ikan arwana biasanya memakan waktu yang sedikit lama, yaitu 7 hingga 8 bulan. Dan uniknya, ikan arwana nantinya akan mengerami telurnya di dalam mulut indukan sang jantan hingga menetas dan berenang.

  1. Proses Pemeliharaan dan Pembesaran Ikan Arwana

Dalam proses pemeliharaan dan pembesaran ikan arwana ini, ada beberapa tahapan yang perlu anda ketahui. Berikut tahapan proses pemeliharaan dan pembesaran ikan selengkapnya.

  • Pendederan

Untuk benih ikan arwana yang sudah menetas, anda dapat memindahkannya pada kolam khusus pendederan. Karena hal ini mampu untuk mempercepat pertumbuhan dari ikan arwana ini sendiri.

  • Penjarangan

Penjarangan adalah proses pengurangan jumlah makhluk hidup untuk memberi ruang makhluk hidup lainnya agar tumbuh lebih maksimal. Hal ini dapat anda lakukan pada ikan arwana kesayangan anda. Anda dapat memindahkannya pada kolam, akuarium atau wadah lainnya yang baik untuk kelangsungan hidup ikan arwana ini.

  • Pemberian Pakan

Pakan ikan arwana terdapat 2 jenis, yaitu pakan alami dan pakan buatan. Anda dapat memilihnya salah satu. Untuk jenis pakan alami, anda dapat menggunakan hewan cacing sebagai makanannya.

Sedangkan untuk jenis pakan buatan, anda dapat menggunakan dedak atau pelet. Dalam pemberian pakan ikan arwana, anda dapat memberikannya pada pagi dan sore.

  • Pengaturan Air

Air merupakan tempat hidup ikan arwana kesayangan anda. Anda harus selalu menjaga kualitas air kolam anda. Karena ikan arwana tergolong ikan yang rentan terhadap penyakit, sebaiknya anda melakukan pergantian air kolam dalam 5 hingga 7 hari sekali.

  1. Proses Pemanenan

Tidak semua jenis atau varietas ikan arwana memiliki waktu pemanenan yang sama. Tetapi rata-rata ikan arwana dapat anda panen setelah 7 hingga 8 bulan masa pembesaran.

Teknik yang biasa digunakan untuk memanen ikan arwana adalah dengan mengurangi volume air hingga ikan arwana dapat diambil semua dan dimasukkan ke dalam wadah yang disiapkan. Untuk memudahkan anda dalam pengambilan ikan arwana ini, anda dapat menggunakan jaring sebagai alat bantunya.

Hama dan Penyakit Ikan Arwana

Penyebab hama dan penyakit yang biasa menyerang ikan arwana adalah bakteri, parasit, serta kondisi lingkungan. Jenis hama dan penyakit yang diakibatkan oleh bakteri adalah penducle dan edward siella.

Sedangakan jenis penyakit yang disebabkan oleh parasit adalah bintik putih pada tubuh ikan. Dan penyakit yang diberikan karena lingkungan adalah abnormal atau stress.

Dengan pengontrolan kualitas air dan kondisi ikan arwana secara rutin, hama dan penyakit ini akan dapat dihindari. Untuk mengontrol kualitas air, anda dapat menggunakan langkah pada poin proses persiapan kolam ikan arwana di atas.

Bagaimana, apakah anda minat dengan budidaya ikan arwana ini?

Demikian adalah sedikit ulasan tentang cara budidaya ikan arwana pemula terbaik dan terlengkap. Semoga informasi di atas mampu menambah wawasan dan membantu anda dalam budidaya ikan arwana khususnya. Jangan lupa kunjungi cara budidaya ikan lainnya di website duniaikan.com ini. Terima kasih.

Incoming search terms:

  • ikan hias guppy merah
  • cara beternak ikan arwana kolam beton
  • ukuran kedalaman tempat arwana memijah dikolam
/* */